229 Jum'at, 01 November 2013 | 12:55:28

Tentukan Pilihan! Kost atau Kontrak

tentukan-pilihan-kost-atau-kontrak

“Mau ngekos apa ngontrak ya?”. Ternyata hanya untuk memutuskan ngekos atau ngontrak itu bukan hal yang  mudah. Ada beberapa pertimbangan dalam pembuatan keputusan. Apa beda kos dan kontrak?

Ada perbedaan yang cukup signifikan antara kos (kos-kosan) dan kontrakan. Biasanya, kos-kosan hanyalah satu ruangan yang sudah lengkap berisi fasilitas, sedangkan kontrakan adalah ruang kosong tanpa fasilitas dari pemilik. Dengan demikian, akan dibutuhkan biaya lebih banyak jika memutuskan untuk ngontrak. Kenapa? Karena harus membeli barang-barang alias fasilitas kontrakan, seperti kasur, lemari, perabot, dll. yang dirasa perlu. Kalau ngekos, fasilitas yang lengkap, minimal kasur dan lemari sudah diberikan oleh sang pemilik kos.

Kos-kosan biasanya hanya berbentuk satu petak kamar (ruang) saja, sedangkan kontrakan, ada yang satu petak, tiga petak, bahkan bisa saja sebuah rumah. Hal lain yang harus dipertimbangkan yaitu, lebih suka tinggal sendiri atau bersama orang lain? Untuk tipe orang yang intrapersonal bin introvert, atau setidaknya selalu butuh waktu untuk menyendiri di setiap harinya, sebaiknya pilih sewa kos yang sekamar sendiri saja. Bisa juga memilih kontrakan yang bentuknya rumah atau yang penting memungkinkan untuk punya ruang sendiri di kontrakan itu. Beda hal dengan yang lebih suka hidup dengan orang lain, sebaiknya pilih kontrakan saja sebab biasanya akan lebih luas ruangannya jika dibandingkan dengan sepetak kamar kos yang ditempati berdua.

Kemudian soal harga. Ini memang urusan yag paling sensitif. Biasanya, harga sewa kontrakan akan jauh lebih mahal daripada sewa kos-kosan. Di daerah Jakarta, harga sewa kos berkisar antara Rp 300.000 – Rp 450.000 perbulan untuk fasilitas standar. Selebihnya harga berfariasi hingga jutaan rupiah dengan fasilitas seperti AC, dll. Sedangkan harga sewa kontrakan biasanya Rp 500.000-800.000 untuk kontrakan berbentuk lurus satu sampai tiga petak. Sedangkan yang berbentuk rumah biasanya dibayar pertahun, mulai dari harga Rp 12.000.000 hingga Rp 32.000.000 atau bahkan lebih, bergantung pada kondisi dan letak strategis bangunannya. Sebenarnya, kalau ingin tinggal sendiri, lebih baik pilih kos-kosan, tapi kalau ingin tinggal berdua atau lebih, sebaiknya pilih kontrakan.

Kos-kosan biasanya tidak memiliki fasilitas untuk memasak dan bahkan ada pemilik kosa yang dengan tegas melarang penyewanya memasak dengan alasan kebersihan. Sedangkan di kontrakan, bisa bebas asalkan punya fasilitasnya.

Status kepemilikan kos, meskipun sudah disewa, namun tetap berada di tangan pemilik, sehingga jika ada kerusakan, misalnya saluran air, pemilik kos bertanggung jawab atas itu. Sedangkan status pemilik kontrakan sepenuhnya adalah milik penyewa rumah sehingga segala kerusakan ditanggung oleh penyewa tersebut.

Demikian perbedaan dan perbandingan yang signifikan antara kos-kosan dan kontrakan. Semoga bermanfaat!

Sumber : Wordpress

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi