687 Selasa, 01 Desember 2015 | 11:49:40

Cara Pintar Beli Rumah di Perumahan

cara-pintar-beli-rumah-di-perumahanrumahku

Banyak orang mengatakan mencari rumah dan membelinya bagaikan mencari jodoh. Karena banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika memilih tempat dan lokasinya.

Orang tua suku Jawa sering menyamakan rumah dengan pulung, yang artinya anugerah bagi mereka yang memang berjodoh. Kepercayaan mereka akan hal itu, dimana orang yang membeli rumah, baik rumah baru maupun second, berarti mendapat pulung atau anugerah.

Untuk kondisi saat ini ada banyak sekali rumah yang ditawarkan oleh penjual ataupun marketing perumahan baru, baik yang berada di dalam kompleks maupun yang berada diluar kompleks perumahan.

Perumaha tersebut kebanyakan ditawarkan oleh banyak pihak, seperti pengembang perumahan itu sendiri atau Developer, broker properti, serta orang yang akan menjual rumahnya.

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan jika anda berniat membeli rumah di perumahan:

1.Perhatikan Pengembangnya (Developernya)

Rumah merupakan properti yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi, khususnya yang dibeli dengan cara mencicil atau kredit akan melibatkan kesepakatan untuk waktu yang agak lama.

Di sini unsur kepercayaan sangat mempunyai peranan penting dalam bisnis peroperti. Karena pada saat Anda menyerahkan DP atau uang muka, berarti Anda percaya bahwa pengembang akan menjaga kepercayaan kepada Anda.

Sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu pengembang yang bisa dipercaya ketika memilih unit properti di sebuah lokasi. Dengan cara mencari informasi apakah si pengembang dapat tepat waktu dan konsisten dalam membangun dan menyerahkan produknya (rumah) dalam proyek sebelumnya.

Jika belum percaya sepenuhnya Anda dapat mengecek apakah pengembang tersebut mempunyai track record yang jelek atau tidak dalam memenuhi janji pada saat serah terima rumah.

Hal diatas sangat penting mengingat banyaknya pengembang yang melakukan wanprestasi. Karena banyak kasus hukum dimana pengembang tidak kunjung membangun rumah yang sudah mereka bayar untuk uang mukanya.

2. Perhatikan Tema dan Mastreplan Proyeknya

Dengan menggunakan simulasi komputer, Anda dapat melihat dari brosur yang diberikan oleh pengembang dengan visualisasi dan gambaran tema dan masterplan perumahan itu. Keduanya menjadi identitas proyek perumahan yang mereka jalankan saat ini.

Apabila tema dan masterplan nya sebuah kota taman, maka di lokasi itu tentunya tidak akan dibangun kawasan industri.

Dengan adanya pembangunan kawasan industri di sebuah wilayah perumahan memungkinkan wilayah tersebut menjadi bising dan ramai, akan tetapi peluang bisnisnya besar dan pastinya harga properti di wilayah tersebut meningkat.

Apabila dilihat dari sisi lain, kota taman mungkin menawarkan lingkungan hunian yang tenang, tetapi harga propertinya mungkin juga akan tenang-tenang saja dan tidak meningkat seperti perumahan yang dibangun di dekat kawasan industri. Oleh karena itu, carilah lokasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Perhatikan Manajemen Estatenya (ME)

Tidak hanya membangun fasilitas saja, tetapi kondisi fisik lingkungan dapat juga mempengaruhi nilai jual rumah di kemudian hari. Oleh sebab itu, cari informasi tentang rencana yang telah disusun oleh pihak pengembang dalam jangka panjang terhadap kawasan yang akan  dikembangkan. Untuk lahan yang masih kosong harus dijaga agar tidak tiba-tiba berkembang menjadi daerah yang kumuh dan kotor karena pengembang yang tidak disiplin.

Dengan adanya tips di atas semoga dapat membantu bagi Anda yang ingin membeli properti perumahan di lokasi yang telah Anda tentukan dan agar terhindar dari penipuan yang dilakukan oleh kebanyakan pengembang properti.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi