742 Jum'at, 27 November 2015 | 02:36:23

Untung Rugi Usaha Kos-Kosan

untung-rugi-usaha-kos-kosanBlogspot

Memiliki usaha di bidang properti memang sangat menguntungkan. Apalagi mempunyai usaha tempat rumah kos, usaha tersebut sering dianggap menjadi bisnis yang empuk untuk dicicipi dan di coba. Hal ini dikarenakan modalnya yang simpel dan cukup bermodalkan rumah tempat dimana kita tinggal saat ini, dan bisnis tersebut sudah bisa dijalankan.

Untuk keuntungan yang didapatnya sudah pasti sangat menggiurkan sekali. Akan tetapi, tidak semuanya akan bersifat positif, karena ada beberapa yang harus di perhatikan dalam mengolah bisnis kos-kosan ini.

Dibawah ini beberapa contoh plus dan minus bisnis rumah kos :

Segi Keuntungan

Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat serta kawasan-kawasan seperti pusat belanja, sekolah, retail center ataupun investor-investor asing yang membangun perusahaan industri di Indonesia,  hal ini berdampak pada tingkat permintaan (demand) terhadap rumah kos tergolong yang sangat tinggi. Kalangan mahasiswa menjadi peringkat pertama untuk peminat rumah kos, hal ini dikarenakan harga sewanya yang lebih murah serta lokasinya yang dekat dengan kampus mereka, jadi akan memudahkan mereka untuk berjalan menuju kampus mereka dan tidak perlu mengeluarkan biaya lebih seperti transport, cukup hanya denga berjalan kaki sudah bisa tiba di kampus.

Di sisi lain, bagi karyawan perusahaan indsutri ataupun penjaga toko yang bekerja di pusat perbelanjaan atau perkantoran juga merupakan target utama rumah kos. Kedua, capital gain rumah kos dapat diperoleh dalam waktu jangka panjang atau lebih dari enam tahun.

Capital gain adalah keuntungan atau laba yang diperoleh dari hasil investasi, jika dibandingkan investasi tanah tanpa bangunan dengan rumah sewa, capital gainnya lebih kepada rumah sewa (kos).

Ketiga, rumah sewa memiliki capital rate di angka 6-8 persen lebih tinggi dibandingkan rumah sewa. Yang dimaksud dengan Capital rate adalah persentase yang mencerminkan tingkat balikan dari modal investasi. Karenanya, rumah kos harus memberikan servis bagi penghuninya, seperti upah tukang cuci serta setrika, atau manajemen yang membatasi waktu kunjungan, yang biasanya terjadi di rumah kos khusus wanita.

Kekurangan

Pertama, pemilik rumah sewa harus menyiapkan manajemen yang ,eliputi tata cara melayani kebutuhan para penyewa, mulai dari mencuci pakaiannya, menyetrika, memasak, hingga mengatur jam kunjungan. Hal itu memerlukan perhatian lebih dari sang pemilik.  Pemilik rumah sewa juga harus merekrut orang yang secara khusus bertugas melayani dan mengawasi para penyewa.

Kedua, pembayaran yang terkadang telat. Hal ini seringkali terjadi, karena umumnya penyewa rumah kos adalah mahasiswa yang belum bekerja dan memiliki penghasilan sendiri atau pegawai toko yang bergaji tidak terlalu besar.

Ketiga, rumah kos tidak lagi diminati, apabila kampus ataupun pusat belanja yang berada di dekat lokasi tersebut pindah, bangkrut atau tutup.

Namu, kekurangan yang telah di rincikan diatas jarang terjadi, sehingga untuk berinvestasi rumah kos tetap menjadi pilihan yang cukup aman dan menguntungkan, bisnis inilah yang saat ini sedang ditekuni oleh banyak orang.

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi