93 Kamis, 15 Oktober 2015 | 02:25:53

Tips Mengenali Karakter Pembeli Properti di Indonesia

tips-mengenali-karakter-pembeli-properti-di-indonesiaSolusi Properti

Sebagai penjual atau pemilik properti yang ingin di jual, ada baiknya untuk mengenali karakter dari si calon pembeli, agar dapat menawarkan properti yang kita jual lebih mudah dan menarik minat si calon pembeli tersebut.

Dari hasil riset yang dilakukan oleh salah satu lembaga survey yaitu IPSOS menemukan adanya fakta yang sangat mengejutkan, bahwa pada umumnya konsumen properti di Indonesia masih akan berfikir dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat memutuskan pembelian properti yang menjadi idamannya.

Untuk kategori pembeli pertama, dimana merupakan kalangan konsumen yang baru akan memiliki rumah pertamanya. Selanjutnya di kategori kedua, dimana kalangan tersebut termasuk di dalam kalangan yang akan merenovasi, atau membeli rumah kedua hanya untuk mendapatkan ukuran yang lebih besar seiring dengan kebutuhan yang berubah. Sedangkan pada kategori ketiga, adalah kalangan yang ingin mengambil keuntungan dari investasi properti.

Berdasarkan kalangan yang telah di sebutkan diatas, untuk tipe investor pada umumnya tidak asing dengan jasa agen properti. Karena dengan adanya bantuan agen properti, mereka tidak memerlukan waktu lama dan panjang dalam mengambil keputusan pembelian. Hal ini sangat berbeda sekali dengan first time buyers, dan upgraders, yang pastinya akan sangat membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan.

Bagi para konsumen tipe investor, waktu yang dibutuhkan bisa lebih singkat dan hanya sekitar empat bulan. Hal itu, dikarenakan mereka telah melakukan proses penelitian dengan cepat.

Salah satu yang menjadi faktor pendukung untuk bisa mempercepat waktu pengambilan keputusan ini yaitu adanya ikut serta atau peran agen properti. Selain memiliki kemampuan pada analisis properti yang baik dan juga jaringan penjual dan pembeli yang luas, tugsa lain sebagai agen properti adalah melakukan negosiasi harga sehingga klien dapat meraih harga terbaik dan juga sesuai dengan harga rata-rata pada daerah tersebut.

Kemudian, jika berdasarkan riset IPSOS, sebesar 45 persen konsumen Indonesia menemukan agen properti dengan melakukan pencarian di dunia maya ataupun internet, melalui portal properti, search engine, dan social media.

Hal ini dikarenakan dengan semnakin berkembangnya teknologi, maka memudahkan seseorang untuk browsing atau mencari website properti, dan untuk agen properti juga dituntut menunjukkan eksistensi dan performa yang bagus di dunia maya, serta tidak menjadi seorang agen properti yang pasif, dimana hanya menunggu klien saja tanpa adanya usaha untuk menjemput bola.

 

Sumber : Berita Satu

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi