388 Kamis, 01 Oktober 2015 | 03:16:07

Tips Menyulap Rumah Jadi Guest House

tips-menyulap-rumah-jadi-guest-houseKeepo

Mungkin Anda bingung, rumah bisa jadi sebuah Guset House, dimana bisa mendapatkan income tambahan yang tidak sedikit dan terhitung lumayan untuk pemasukan.

Anda punya aset properti yang lokasinya cukup strategis dan tidak sedang digunakan, bahkan mungkin hanya disewakan per tahun, tetapi belum laku-laku, atau sebaliknya, tidak punya properti tapi Anda justru melihat peluang yang di dapat dari properti orang lain. Tidak ada salahnya mencoba ide ini, dimana rumah di sulap menjadi sebuah guest house.

Rumah tamu atau yang sering di kenal dengan sebutan Guest House adalah semacam properti yang di sewakan secara harian seperti hotel, hanya saja Guest House bukan properti yang besar dan berbeda sekali dengan hotel.

Untuk tarif sewa Guest House satu rumah bisa harian. Income  yang Anda dapatkan adalah income harian. Tetapi, jika hanya rumah yang dikontrakan tahunan, income yang Anda dapatkan hanya income tahunan.

Contohnya, Anda punya rumah dua kamar, apabila dikontrakkan tahunan, income masuk dari kontrak rumah tersebut sebesar Rp25 juta per tahun. Jika dioperasikan sebagai guest house dan disewakan harian, maka sewa per kamarnya Rp250 ribu, jika ada 2 rumah maka yang di dapat adalah 500 ribu per hari.

Sekarang kita akan hitung income sewa harian. Asumsikan bahwa kamar terisi penuh, hanya di hari Sabtu dan Minggu saja. Maka disetiap Sabtu dan Minggu Anda akan menerima uang sewa sebesar Rp1 juta (dua hari sewa).

Jika di hitung, maka setiap bulan akan menerima Rp4 juta, dan setiap tahun akan menerima Rp48 juta.

Dengan okupansi Sabtu Minggu saja, uang sewa yang bisa diterima adalah Rp48 juta per tahun. Jumlah Sabtu Minggu dalam 1 tahun ada sekitar 104 hari dari 365 hari atau sekitar 29 persen saja per tahun.

Hal tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan jika rumah hanya di kontrakkan saja. Dan hari lainnya yang kosong, bisa Anda gunakan sendiri atau disewakan lagi untuk nambah income.

Tetapi, tentu ada investasi awal yang harus disiapkan selain investasi propertinya sendiri. Contohnya untuk biaya mengisi perabotan yang tentu harus mengeluarkan modal.

Selain itu, ada juga biaya operasional untuk perawatan rumah, promosi, komisi dan lain sebagainya. Ada baiknya Anda hitung pula agar ketemu bersih income-nya, seperti halnya perhitungan bisnis lainnya. Namun demikian perbandingan angka Rp25 juta dibanding Rp48 juta, dan inilah yang harus di manfaatkan bagi Anda yang punya properti nganggur.

 

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi