377 Selasa, 08 September 2015 | 01:23:58

Tips Menggelar Seminar Sejuta Rumah

tips-menggelar-seminar-sejuta-rumahSindo

Seminar Hari Perumahan Nasional 2015 diadakan di Auditorium Kementerian PUPR, yang diadakan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pada hari senin (24/8/2015). Seminar ini diadakan untuk memperingati Hari Perumahan dan bertujuan untuk mencari solusi permasalahan kebutuhan perumahan.

Presiden RI pertama, Soekarno mengharuskan rumah rakyat dibangun menlalui program satu rumah sehat untuk satu keluarga. Sangat disayangkan kondisi perumahan seperti ini sampai sekarang belum bisa diwujudkan. Mewujudkan program satu rumah sehat untuk satu keluarga dapat di capai dengan strategi dan membentuk program kompherensif. Salah satu strategi untuk mencapai ini adalah dengan membuka ruang dialog.

Lukman Hakim, sebagai Direktur Rumah Khusus Kementerian PUPR mengatakan, seminar ini bertujuan untuk menghimpun pendapat dan masukan dari para pihak terkait serta publik dalam percepatan program sejuta rumah. Tujuannya yaitu, penelitian dalam kebijakan penyelenggaraan Program Nasional Sejuta Rumah, terlaksananya dialog ini, berbagai tantangan dalam implementasi Program Nasional Sejuta Rumah sudah dapat diketahui, koordinasi dan sinkronisasi dalam penyelenggaraan strategi percepatan program telah terwujud dan terlaksana.
Lukman mengatakan seminar ini, kata Lukman, dihadiri oleh pemerintah, pakar, asosiasi profesi, badan usaha, bank, dan masyarakat lainnya. Materi yang dibahas pada seminar ini adalah tata ruang pertanahan, dukungan kerja, teknologi, dan implementasi Program Nasional Sejuta Rumah.

Percepatan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengatakan, meski terlihat sulit, Program Nasional Sejuta Rumah ini harus berjalan. Salah satu usaha untuk dapat terlaksananya program ini diadakannya diskusi dan seminar.
Basuki Hadimuljono menambahkan, sebaiknya seminar tidak dinilai sebagai kegiatan tanpa tujuan. Sebaliknya, dengan diadakannya seminar tersebut proses mencari solusi permasalahan akan lebih mudah terselesaikan. Beliau juga menambahkan tanpa diskusi, Program Nasional Sejuta Rumah tidak akan terlaksana.

Basuki menyebutkan, pembiayaan pembaharuan perumahan merupakan hal yang mendesak saat ini. Disisi teknologi, contohnya anti-gempa atau kebakaran, pembangunan perumahan sudah tidak perlu diragukan lagi.
Basuki mengatakan bahwa Inovasi pembiayaan perlu diatasi. Seperti apa yang dituturkan oleh Soekarno bahwa kebutuhan rumah dapat tercapai dalam waktu 20-40 tahun. Indonesia telah merdeka 70 tahun tetapi kebutuhan rumah masih belom dapat dipenuhi. Menurut Basuki salah satu hal yang harus diperingati adalah bagaimana percepatan pembangunan perumahan.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi