502 Kamis, 18 Juni 2015 | 12:23:52

5 Kiat Membeli Rumah Tanpa DP

5-kiat-membeli-rumah-tanpa-dpWha Us

Pada dasarnya membeli rumah tanpa DP dapat dilakukan oleh siapa saja. Kunci utamanya dapat meyakinkan penjual dalam melakukan transaksi.

Membeli rumah tanpa dp sebenarnya dapat kita lakukan dengan mudah. Bahkan pernah dibahas oleh pakar properti, “Anda baru bisa dikatakan pengusaha properti handal, jika berhasil membeli rumah tanpa dp dan jika perlu tanpa mengeluarkan dana sama sekali.” Apakah hal tersebut sudah ada pada anda ?

Yang perlu dipahami disini orang dapat melekukan hal tersebut adalah bukan sembarang orang, harus orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan di bidangnya.

Berikut tips dalam membeli rumah tanpa dp :

1. Lakukan Survei Harga Pasar
Survei harga pasar adalah hal yang terpenting sebelum memutuskan untuk membeli rumah tanpa dp. Jika berbagai lokasi sering Anda survei, maka dari situ pun sudah terlihat kemampuan Anda dalam mengetahui lokasi yang memiliki potensi terbaik untuk hunian Anda nanti.
Selain survei terhadap harga rumah, pengetahuan akan perkembangan harga pasar properti juga amat penting, dengan mengetahui perkembangan pasar, maka secara otomatis trend atas perubahan harga jual dapat terus terupdate.
Dengan memiliki banyak pengetahuan mengenai trend pasar, maka tidak menutup kemungkinan kita dapat menemukan lokasi properti yang masih sepi, dan dengan harga yang masih terbilang murah saat anda membeli di tahun tersebut dan dalam waktu 3 sampai 5 tahun kedepan akan menjadi lokasi yang ramai dan menjulang harganya.

2. Mencari rumah below the market
Maksud dari below the market adalah mencari harga properti dibawah pasaran, cara ampuh mendapatkan rumah dibawah harga pasar adalah dengan mencari penjual yang sedang darurat, penjual yang sedang mengalami hal darurat biasanya akan menjual rumahnya dengan harga dibawah pasar, misalnya penjual ingin cepat menjual rumah karena ingin pindah kotam pindah tugas, butuh biaya pengobatan, bangkrut atau lain sebaginya.

3. Menaksir harga rumah atau appraisal
Perlu anda ingat untuk pembiayaan KPR rumah bekas, bank akan mendanai hingga 70% dari harga penilaian mereka. Sebagai contoh jika harga rumah hasil appraisal bank adalah Rp 500 juta maka bank akan mendanai hingga 70% yaitu sekitar RP 350 juta dan selebihnya 30% yaitu Rp 150 juta akan di biayai oleh pembeli yang sering disebut sebagai DP (Down Payment). Nah, di sinilah anda harus mampu mencari properti dengan kriteria di bawah harga pasar tersebut. Sebagai contoh jika anda mampu mencari rumah dengan harga dibawah pasar yaitu RP 350 juta, dan pada saat anda ajukan KPR ke bank, ternyata pihak bank mengapprasisal rumah tersebut seharga 550 juta, maka sekarang anda sudah bisa membeli properti tersebut tanpa mengeluarkan biaya.

4. Menjalin kerjasama dengan penjual
Untuk bisa membeli rumah tanpa DP, pihak pembeli dan penjual harus bisa bekerja sama. Anda bisa jelaskan kepada penjual bahwa pembiayaan akan dilakukan dengan KPR, oleh sebab itu jelaskan kepada penjual anda perlu waku sekitar 1 bulan untuk menunggu proses.
Yakinkan penjual bahwa anda memiliki niat yang serius untuk membeli rumah tersebut, di tahap ini anda boleh tidak memberi DP terlebih dahulu, cukup dengan kesepakatan dengan penjual.

5. Mengajukan KPR ke banyak bank sekaligus
Agar permohonan pengajuan KPR anda di setujui bank, sebaiknya kamu mengajukan permohonan KPR ke banyak bank sekaligus. Ini bertujuan untuk memperbesar potensi pengajuan anda diterima.
Sambil menunggu status permohonan pengajuan, anda bisa menghubungi pihak bank dan menanyakan status KPR anda.
Jika ada lebih dari satu bank yang menerima pengajuan kredit anda, sebaiknya pilihlah bank yang memberikan bunga terendah dengan plafond tertinggi dan tenor atau jangka waktu kredit terlama.

 

Sumber : Usaha Properti

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi