354 Sabtu, 04 Oktober 2014 | 01:21:48

Gagal Menjual Property Lewat Listing, Karena 5 Hal Berikut

gagal-menjual-property-lewat-listing-karena-5-hal-berikutcmvlive

Akhir-akhir ini, hadirnya jutaan listing online properti anyar, merupakan sebuah tantangan bagi agen real estate, apalagi jika dihubungkan dengan kinerja mereka agar dapat tampil cemerlang dibandingkan saingannya. Tidak bisa sembarangan lagi tampil untuk memikat calon pembeli.

Seorang agen dapat dengan cepat memikat perhatian calon konsumen atau penyewa dengan  cara menelaah kesalahan-kesalahan dalam proses pengiklanan prosuknya. Mereka mesti lebih memahami nilai jual properti itu, serta mengetahui dengan pasti karakteristik properti semacam apa yang cepat laris di pasarkan.

Cukup mudah untuk melakukan proses tersebut. Menurut Lamudi Indonesia, sedikitnya ada 5 kriteria kesalahan yang sering dilakukan oleh agen real estate, perhatikan tips berikut sebelum anda memasarkan penjualn properti atau listing anda.

1.    Minim atau tanpa foto
Penjualan properti online mesti menarik secara pandangan mata, sedangan banyak terdapat agen real estate yang lupa atau tidak sama sekali mencantumkan foto properti dalam listingnya. Sudah pasti itu cara jualan yang tidak menarik. Oleh karena itu pastikan anda melampirkan lima buah gambar yang berbeda dari properti yang hendak anda jual, dengan resolusi gambar yang tinggi supaya terlihat jelas dan menarik.

2.    Tata bahasa buruk
Bahasa merupakan peranan penting dalam usaha penjualan produk properti anda. Untuk itu, pastikan anda memeriksa ejaan serta struktur kalimat yang anda pakai, sebelum anda memposting ke dalam listing properti anda.

Jelaskan properti anda menggunakan bahasa yang menarik. Umumnya, listing properti dengan judul yang menarik akan lebih mendapat perhatian calon pembeli, yang terpenting hindari pemakaian kata dijual cepat atau yang serupa. Hal itu memicu pertanyaan pada calon konsumen, mengapa properti ingin dijual secara cepat?

3.    Deskripsikan lingkungan sekitar properti
Jangan anggap remeh bagian ini. Persoalannya, setiap pembeli juga ingin mengetahui kondisi nyata sekitar properti , dengan menyertakan fasilitas di sekitar properti maka akan lebih memikat konsumen.

Tunjukkan juga kelebihan dari area tersebut, seperti tingkat kejahatan yang rendah, penduduk yang dinamis, beragam, dan ramah. Singkatnya cantumkan segala aset lingkungan dalam deskripsi properti yang hendak dijual.

4.    Tidak ada tanda-tanda renovasi atau perbaikan
Hunian dengan konsep hemat energi atau yang sudah di renovasi mempunyai kemungkinan terjual lebih cepat. Sayangnya banyak agen properti yang lupa mencantumkan hal tersebut.
Untuk anda jangan ragu-ragu mencantumkan kelebihan properti sehingga calon konsumen dapat membayangi bentuk properti yang hendak anda jual. Contoh, rumah bebas banjir, dengan sorotan matahari pagi.

5.    Tidak ada keuntungan lebih
Hal ini juga acap kali dilupakan oleh agen real estate. Jika hunian tersebut mempunyai sistem keamanan atau bahkan dilengkapi dengan asuransi, dan semua hal itu di cantumkan dalam deskripsi, pastinya akan membuat properti jauh lebih menarik perhatian. Jangan lupa cantumkan segala kelebihan properti yang bisa didapatkan dari anda, agar konsumen tidak melirik properti pesaing anda.

Sumber : kompas

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi