87 Senin, 07 April 2014 | 03:22:02

Keuntungan dan Kerugian Membeli Rumah Second

keuntungan-dan-kerugian-membeli-rumah-second

Membeli rumah merupakan impian semua orang. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya. Keterbatasan lahan menjadi salah satu factor yang melatarbelakangi kenaikan harga rumah di perumahan baru. Hal ini mendorong banyak orang memilih untuk membeli rumah second. Rumah second merupakan rumah yang sudah pernah ditinggali pemilik sebelumnya.  Membeli rumah second juga ada keuntungan dan kerugiannya. Berikut ulasannya.

Keuntungan :
Bangunan rumah yang sudah ada
Berbeda dengan perumahan baru dimana Anda hanya melihat bentuk bangunan diatas kertas saja(sketsa) , bangunan rumah second sudah ada sehingga Anda dapat melihat bentuk dan kualitas bangunannya.

Lingkungan sosial dan infrastruktur yang sudah terbentuk
Salah satu keuntungan membeli rumah second yaitu Anda dapat memilih lingkungan seperti tetangga, kontrol sosial, sistem keamanan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadat, dan fasilitas lainnya. Dan tak kalah pentingnya, Anda juga mendapatkan komponen penunjang seperti jalan, taman, listrik dan air, yang sudah berjalan dengan baik.

Harga dapat ditawar
Ada berbagai alasan orang untuk menjual rumah, salah satunya karena butuh uang. Anda dapat memanfaatkan ini sebagai cara untuk melakukan tawar menawar.

Dapat segera pindah
Setelah transaksi pembelian diselesaikan, Anda dapat segera pindah ke rumah tersebut.

Pajak yang lebih murah
Pajak rumah second relatif lebih murah daripada rumah baru.

Memperkecil risiko
Karena lingkungan serta infrastruktur yang sudah terbentuk, maka risiko investasi lebih kecil.

Cepat beradaptasi
Fasilitas yang sudah ada mempermudah Anda untuk beradaptasi.

Kerugian :
Terbatasnya pilihan
Dibandingkan dengan pembangunan rumah baru, pilihan Anda terbatas hanya pada rumah yang ditawarkan.

Ketidaktahuan akan bahan dan kualitas bangunan
Berbeda dengan perumahan baru yang selalu menyertakan spesifikasi bahan bangunan di brosur perumahan, Anda sulit untuk melacak bahan dan kualitas bangunan rumah second.

Tidak bisa memilih desain bangunan
Rumah second biasanya merupakan rumah lama yang desainnya agak ketinggalan jaman. Karena pilihan yang terbatas, Andapun tidak bisa memilih desain yang Anda inginkan. Bila Anda tidak cocok dengan model bangunan, Anda bisa melakukan renovasi.

Rugi bila membeli rumah yang berusia lebih dari 20 tahun
Kekuatan konstruksi rumah yang sudah melebihi 20 tahun pastilah menurun jauh dan disarankan untuk merubuhkan serta membangun baru. Selain itu nilai bangunan juga ikut terdepresiasi (menurun).

Agak rumit mengurus surat-surat
Berbeda dengan membeli rumah baru yang semua surat sudah diurus oleh developer, membeli rumah second harus mengurus sendiri semua surat rumah.  Mulai dari mengecek sertifikat tanah dan bangunan, bebas sengketa dari pihak pemilik lama, status tanah dan lain-lain.

Sumber : Peluang Properti

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi