231 Rabu, 19 Maret 2014 | 11:38:22

Kiat Mengajukan KPR Secara Kolektif

kiat-mengajukan-kpr-secara-kolektif

Biasanya, untuk pengajuan KPR (kredit pemilikan rumah) secara kolektif, bank memberikan syarat. Yakni,  pengajuan harus dilakukan oleh beberapa karyawan di satu perusahaan. Juga, perusahaan itu bersedia menjalin perjanjian kesepakatan dengan pihak bank. Dua hal inilah yang menjadi dasar pengajuan KPR kolektif.

Bila pengajuan KPR kolektif dilakukan orang per orang, tentunya bank akan menolak permohonan. Satu komponen yang harus diperhatikan yakni jumlah pemohon yang mengajukan. Beberapa bank, ada yang mengajukan syarat minimal 10 orang.

Untuk KPR kolektif, sejumlah bank memberikan berbagai kemudahan. Ada yang menawarkan sejumlah fasilitas khusus. Yakni, suku bunga yang rendah, biaya provisi, dan plafon kredit. Pun, biaya administrasi dibebaskan. Akad kredit juga dilakukan di kantor para debitor. Adapun tujuan perbankan memberikan kemudahan dalam KPR kolektif yakni membantu karyawan tingkat menengah-bawah dalam mendapatkan KPR yang cepat dan mudah.

Beberapa persyaratan dalam pengajuan KPR perseorangan. Hanya saja, ada sedikit syarat khusus untuk KPR kolektif. Diantaranya, bagi perusahaan penaung para calon debitor, harus bersedia melakukan transfer gaji ke rekening milik bank kreditor. Di samping itu, perusahaan itu harus menunjukkan  bukti akta kepemilikan perusahaan. Sebab, akta tersebut bisa menunjukkan skala perusahaan bersangkutan. Akta yang lengkap tentunya menebalkan keyakinan bank kreditor dalam mengucurkan KPR kolektif.

Sementara, bagi para calon debitor, minimal penghasilannya mengikuti standar umum untuk KPR perorangan. Yakni, besar penghasilan bersih per bulan minimal tiga kali jumlah cicilan.

Mengenai dokumen yang dibutuhkan, biasanya sebagai berikut: salinan KTP dan kartu keluarga, salinan akta nikah, serta salinan rekening tabungan atau giro tiga bulan terakhir.  

Selain itu, rumah yang diambil mereka haruslah berada dalam suatu komplek perumahan. Mengapa begitu? Tujuannya memudahkan koordinasi bank dengan pengembang perumahan dalam mendapatkan data-data calon debitor. Dalam hal ini, akan lebih bagus lagi bila sebelumnya pengembang perumahan sudah bekerja sama dengan bank bersangkutan.

Untuk pengajuan KPR secara kolektif ini, ada beberapa bank yang tidak memungut biaya tambahan apapun di luar biaya yang telah ditetapkan sebelumnya. Sementara, untuk pemrosesan cuma perlu beberapa hari kerja saja. Dengan catatan, semua dokumen-persyaratan telah dipenuhi.

Nah, menariknya untuk pembelian rumah, pengajuan KPR secara kolektif ini juga dapat dilakukan untuk pembiayaan renovasi rumah tersebut. Untuk pembiayaan renovasi, calon debitor hanya perlu membuat RAB (rencana anggaran biaya) yang diperlukan, lantas diajukan ke bank.

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi