434 Kamis, 20 Februari 2014 | 12:16:29

Aman Beli Apartemen Second

aman-beli-apartemen-second

Tip Aman Membeli Apartemen SekenBelakangan ini kondisi dan prospek investasi properti di apartemen terbilang menarik. Namun jika Anda ingin membeli apartemen untuk investasi perlu perhitungan yang matang. Sebab, walau secara umum harga apartemen ditentukan oleh lokasi dan lain-lain.

Kategori dalam membeli apartemen terbagi menjadi dua, apartemen baru atau primary product dan apartemen bekas atau secondary product. Masing-masing kategori apartemen itu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Memang investasi pada apartemen seken umumnya lebih rendah dibandingkan apartemen baru. Pasalnya, lingkungan apartemen bekas biasanya sudah terbentuk dan kelengkapan fasilitasnya yang sudah tersedia. Sementara apartemen baru, khususnya yang dibangun pengembang, lingkungannya belum terbentuk dan fasilitasnya masih dilengkapi. Pembentukan lingkungan dan kelengkapan apartemen baru sangat tergantung pada komitmen pengembangnya. Dikutip dari berbagai sumber, jika Anda ingin membeli apartemen seken berikut ini beberapa tip aman sebelum Anda membelinya:

1. Periksa kondisi fisik bangunan secara cermat. Jangan tergiur dengan promo yang ditawarkan. Anda pun harus teliti terhadap keretakan, cat terkelupas atau kelembaban yang disebabkan oleh bocornya saluran air. Hal ini penting agar apartemen tersebut layak huni tapi juga menguntungkan untuk dijual kembali.

2. Amati kelengkapan fasilitas lingkungan yang tersedia di apartemen itu. Pilihlah apartemen yang berada di lingkungan yang sudah dilengkapi fasilitas seperti jaringan listrik, air bersih, telepon, dan sarana seperti pusat perbelanjaan, taman bermain, sarana kesehatan, olahraga dan ibadah.

3. Pilihlah apartemen bekas yang berada di kawasan yang sudah berkembang. Karena dengan berkembangnya kawasan tersebut akan meningkatkan nilai dan tentunya kenyamanan pemilik apartemen.

4. Periksa aspek legalitas seperti sertifikat induk (HGB), Surat Izin Penunjukkan dan Penggunaan Tanah (SIPPT) dan surat izin mendirikan bangunan (IMB). Periksa dengan seksama riwayat apartemen yang ingin Anda beli jika ingin terhindar dari masalah.

5. Bandingkan harga apartemen dengan apartemen yang lain disekitar kawasan itu, atas apartemen yang kondisi dan tipenya mirip dengan apartemen Anda sebagai perbandingan.

6. Jika Anda tidak dapat menemukan perbandingan yang cocok, lakukan penyesuaian biaya dalam data perbandingan harga-harga apartemen yang Anda kumpulkan. Perhitungkan biaya renovasi (jika diperlukan), biaya transportasi dari tempat kerja, ketersediaan fasilitas di sekitar apartemen, dan juga keamanan lingkungannya.

7. Nah, jika Anda memanfaatkan jasa broker dalam proses pembelian apartemen, pilihlah broker yang bersertifikat.

8. Cek apakah pembelian apartemen bekas dapat melalui KPR. Jika dapat, Anda dapat berkesempatan untuk meminta bank untuk melakukan penilaian nilai properti dengan benar dan dapat menjadi paduan untuk menawar harga apartemen dengan pantas.

 

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi