140 Kamis, 30 Januari 2014 | 12:16:25

Bolehkah Transaksi Properti Tanpa Akta Jual Beli ?

bolehkah-transaksi-properti-tanpa-akta-jual-beli

Apakah Anda pernah mendapat tawaran properti di bawah harga pasar atau harga yang ditawarkan developer? Namun sayang, properti tersebut belum memiliki akta jual beli (AJB), izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat hak guna bangunan (SHGB), dan lain-lain—lantaran si pemilik belum melakukan serah terima dengan developer dan menandatangani AJB di hadapan notaris. Apakah properti seperti ini layak dibeli? Dan bagaimana pula perlindungan hukum bagi di pembeli?

Transaksi seperti ini sebenarnya sah-sah saja, sepanjang tidak ada unsur penipuan, pemalsuan, dan pemaksaan di dalamnya. Bisa saja, karena terlalu sibuk atau menghemat pajak dan biaya lain, penjual belum melakukan penandatanganan AJB.

Syaratnya, penjual harus memindahnamakan semua dokumen pembeli, seperti surat pemesanan rumah (SPR), perjanjian pendahuluan, dan kuitansi pelunasan atas nama Anda sebagai pembeli. Dengan demikian, pada saat serahterima dari developer dan akad notaris, langsung atas nama Anda.

Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, pastikan bahwa PPJB (perjanjian pengikat jual-beli) yang dimiliki penjual benar dan sah, masih berlaku serta terdaftar pada developer yang bersangkutan.

Kedua, pastikan isi PPJB. Apakah penjual telah memenuhi semua kewajibannya pada developer. Selain harga jual, biasanya juga terdapat biaya pengalihan PPJB sebesar 5% dari harga jual pertama yang dibayarkan kepada developer. Perlu ditegaskan, hal ini dibebankan kepada siapa? Lantaran hal ini mempunyai bagian hukum dengan developer, lazimnya biaya ini dibebankan kepada penjual.

Ketiga, sebaiknya seluruh pembayaran dilakukan secara bersamaan pada saat penandatanganan AJB di hadapan PPAT, agar menjamin keamanan uang yang dibayarkan.

Anto Erawan
Sumber : Rumah

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi