121 Rabu, 08 Januari 2014 | 03:46:38

Kenali Ini Bila Mau Beli Rumah Tanpa Melalui Bank

kenali-ini-bila-mau-beli-rumah-tanpa-melalui-bank

Barangkali tatkala akan membeli rumah melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah), Anda lebih dahulu mencermati iklan di sejumlah media massa. Di situ Anda tentu mencari iklan perumahan yang tengah dipasarkan, juga mencari iklan KPR dari sebuah bank. Nah, mencermati iklan-iklan itu, sangat mungkin Anda mendapatkan satu hal menarik.

Beberapa hal yang menarik adalah di sebuah iklan dari pengembang perumahan tertera kalimat bahwa pengembang tersebut bekerja sama dengan bank tertentu. Di situ, untuk pembeli, sang pengembang menyediakan sejumlah hadiah: diskon bunga, uang muka bisa diangsur beberapa kali, dan lain-lain. Itulah buah hasil kerja sama pengembang dengan bank. Kerja sama itu menetaskan banyak kemudahan atau fasilitas bagi pembeli rumah.
 
Apakah membeli rumah via KPR otomatis membeli rumah seperti yang telah disebutkan—dipasarkan lewat kerja sama pengembang dengan bank? Tak selamanya begitu. Terkadang, karena sejumlah faktor, seseorang memilih berlaku “janggal”: membeli rumah yang dipasarkan tanpa kerja sama pengembang dengan bank.

Sekilas, pilihan tersebut terlihat tak lazim. Dengan begitu, bukankah orang tersebut tak mendapatkan kemudahan atau fasilitas dari pengembang dan bank? Bukankah orang tersebut tak mendapatkan diskon bunga dan tak bisa mengangsur uang muka beberapa kali—bila fasilitas ini disediakan pengembang dan bank?

Tapi, Anda tak perlu heran. Beberapa faktor bisa saja membuat seseorang membeli rumah yang dipasarkan tanpa kerja sama pengembang dengan bank. Misalnya, karena ingin memiliki rumah di perumahan tertentu yang pengembangnya belum bekerja sama dengan bank.

Orang tersebut sudah pasti mendapatkan rumah yang sudah rampung dibangun, bukan yang tengah dibangun. Pun, ia mendapatkan sertifikat jaminan yang sudah dipecah per kaveling. Tak heran kalau ia mendapatkan keuntungan tersebut. Sebab, untuk membiayai rumah yang dipasarkan tanpa kerja sama antara pihaknya dengan pengembang, bank pasti mensyaratkan hal ini: rumah yang diminati sudah rampung dibangun dan sertifikat jaminannya sudah dipecah per kaveling.

Jadi jelas, seseorang yang membeli rumah yang dipasarkan tanpa kerja sama pengembang dengan bank juga mendapatkan keuntungan. Sehingga, menggunakan KPR untuk membeli rumah yang dipasarkan tanpa kerja sama pengembang dengan bank, seseorang mendapatkan kerugian ataupun keuntungan sekaligus. Kerugiannya, seperti telah diulas, tak mendapatkan kemudahan atau fasilitas yang biasa disediakan pengembang-bank.

Di sisi lain, orang tersebut beruntung karena sudah pasti mendapatkan rumah yang telah rampung dibangun, juga mendapatkan sertifikat jaminan yang sudah pecah per kaveling. Bagai dua sisi dari sekeping mata uang, orang tersebut menjala kerugian ataupun keuntungan.

Terlepas dari itu, di Tanah Air kita, sebagian besar nasabah KPR lebih menyukai rumah yang dipasarkan lewat kerja sama pengembang dengan bank—sungguh pun seringkali rumah tersebut belum selesai dibangun. Maklum, bila membeli rumah tersebut melalui KPR, nasabah mendapatkan sejumlah kemudahan atau fasilitas.  

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi