148 Senin, 11 November 2013 | 12:04:56

Tips Berinvestasi di Australia

tips-berinvestasi-di-australia

Australia tengah menikmati periode ekonomi paling gemilang. Sampai 2013, Pemerintah Australia menyatakan neraca keuangan negara tersebut masih surplus. Padahal untuk mencapai kondisi tersebut, negara lain memerlukan waktu bertahun-tahun dengan menghemat pengeluaran. Dengan PDB (produk domestik bruto) yang tumbuh dengan stabil (antara 3% - 3,5% per tahun), tingkat suku bunga dan tingkat pengangguran yang rendah, iklim investasi yang aman diperkirakan akan terus berlanjut di Australia.

Australia merupakan salah satu negara dengan pasar properti yang stabil dalam 30 tahun terakhir. Selama priode tersebut, investasi properti di sini menawarkan return rata-rata 7% per tahun. Pasar properti di Australia memang sempat melemah saat terjadi krisis finansial, tetapi hal itu hanya terjadi sesaat saja, jauh lebih singkat dibanding negara-negara lain di dunia.

Selain itu, fakta membuktikan bahwa pasar properti Australia tergolong kebal terhadap penurunan harga. Semua hal ini memberikan kenyamanan bagi konsumen untuk memiliki properti dalam jangka waktu yang lama.

Pasar properti Australia didukung oleh jumlah pendatang yang besar dan dasar ekonomi yang stabil. Permintaan datang dari luar negeri maupun dari dalam negeri.  Hal ini yang membuat pasar properti terus berkembang.

Di sisi lain, pasar penyewaan properti juga tergolong stabil, sehingga memberi keyakinan bagi investor properti untuk mendapat penyewa. Sementara itu, yield untuk properti sewa berkisar antara 4% - 6%. Hal ini sangat penting bagi kesuksesan investasi properti dalam jangka panjang. Berikut tips pintar berinvestasi di Australia.

Gunakan Bank Australia untuk Pembiayaan
Bank Australia terbuka untuk bisnis. Konsumen juga dapat menggunakan KPR dengan plafon pinjaman hingga 80% dari nilai properti. Prosesnya pun tidak sulit dan semua syarat yang diberlakukan sama, antara warga Australia dan warga asing.

Legalitas Jelas dan Aman
Hampir semua produk properti yang ditawarkan di Australia memiliki legalitas yang jelas, dan warga asing pun dapat memiliki properti di Australia. Peraturan untuk melindungi konsumen pun kuat, bahkan sampai mengatur standar konstruksi bangunan. Hal ini akan memberi keyakinan pada konsumen bahwa pengembang akan membangun properti dengan spesifikasi material yang sama dengan yang dijanjikan. Hukum yang memproteksi pemilik properti juga sangat jelas, sehingga tidak akan ada kasus dimana tenant tidak membayar sewa mereka.

Properti Biayai Sekolah Anak Secara ‘Gratis’
Jika merencanakan anak Anda menuntut ilmu di Australia, sekolahkan mereka di SMA atau universitas, kemudian beli properti di Australia untuk mereka. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi Anda.

Penghematan biaya bisa didapat, karena Anda tidak perlu menyewa tempat tinggal. Selain itu, nilai properti yang terus berkembang bahkan dapat menutup biaya pendidikan. Artinya, Anda seperti menyekolahkan mereka secara gratis.

Sekarang Saatnya Berinvestasi!
Pasar properti Australia di awal 2013 memang tampak sedikit stagnan, tetapi penjualan terus terjadi. Isu-isu yang berkembang memang sedikit melemahkan pasar, sehingga sebagian investor mencoba melihat pilihan investasi lain.

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli properti di Australia, karena para pengembang menawarkan diskon menarik dan cara pembayaran yang ringan. Pasar properti sewa pun masih baik, sehingga Anda akan menerima harga sewa yang baik, sementara jumlah calon penyewa pun sangat banyak.

Di sisi lain, suku bunga menurun setelah keputusan Central Bank memotong suku bunga 0,25%. Kendati pendatang yang masuk ke Australia sedikit menurun dalam 18 bulan terakhir, namun jumlahnya masih sangat besar.

Sementara itu, tingkat kelahiran di dalam negeri sangat tinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Seperti kita tahu, populasi yang besar akan membuat permintaan bertambah, yang tentu saja membuat nilai properti meningkat.

Investor yang membeli properti di lokasi yang dekat dengan jalur transportasi, pertokoan, sekolah, dan infrastruktur umum, akan memperoleh keuntungan yang besar jika mempertahankan propertinya, setidaknya selama tujuh tahun. Buatlah portofolio dengan membeli satu properti, dan di tahun ketiga atau keempat, Anda bisa melakukan pembiayaan untuk properti kedua Anda.

Sumber : Rumah

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi