255 Senin, 11 November 2013 | 11:59:10

Tips Jual Beli Properti di Victoria

tips-jual-beli-properti-di-victoria

Pembelian properti adalah suatu investasi penting dalam kehidupan manusia. Terutama  apabila Anda adalah pendatang baru. Hukum properti di Australia berbeda di setiap negara bagiannya dan dapat menjadi rumit dan sulit dimengerti. Artikel ini dari aspek hukum menetapkan hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan jika Anda membeli atau menjual properi di Victoria.

Apa istilah umum yang digunakan dalam hukum properti?
Jika Anda menjual properti maka Anda akan disebut sebagai seorang ‘vendor’. Jika Anda membeli properti maka Anda disebut sebagai ‘purchaser’. Seseorang yang bertindak atas nama Anda untuk menjual atau membeli sebuah properti akan diesbut sebagai ‘agent’. Orang yang berurusan dengan transaksi Anda biasanya seorang adalah praktisi hukum atau mungkin ‘conveyancer’.

Properti dapat menjadi tempat tinggal utama Anda atau investasi dimana Anda bisa mendapatkan pemasukan. Jika Anda adalah seorang warga Australia, maka akan ada implikasi pajak dan konsesi yang akan tergantung dengan tujuan Anda membeli properti tersebut, untuk tempat tinggal atau investasi.

Bagaimana jika saya bukan penduduk Australia ataupun bukan Permanent Resident (PR)?
Jika Anda membeli perumahan real estate di Australia sebagai orang asing non-residen, maka transaksi terebut harus disetujui Foreign Investment Review Board (FIRB). Anda perlu mengajukan permohonan persetujuan investasi asing sebelum membeli. Ini terlepas dari cara Anda membeli properti, entah secara pribadi, atau melalui perusahaan Australia.

Anda masih membutuhkan persetujuan bahkan jika Anda akan membelinya dengan seorang yang memenuhi syarat (Australian citizen atau PR), entah orang itu adalah pasangan, teman, atau mitra bisnis. Ini hanya berarti bahwa Anda perlu persetujuan dan sedangkan orang tersebut tidak. Warga negara Selandia Baru tidak perlu persetujuan. Sebuah perusahaan dianggap asing dimana 15%  atau lebih dari saham dipegang orang asing, walaupun jika ada setidaknya satu direktur Australia.

Seorang warga sementara (Temporary Resident (TR)) dapat membeli properti di Australia sambil menunggu persetujuan FIRB. Yang dimaksud temporary resident di sini adalah orang yang memegang visa sementara atau temporary, yang memungkinkan mereka untuk tinggal di Australia untuk jangka waktu terus menerus lebih dari 12 bulan, atau telah mengajukan permohonan izin tinggal tetap dan memegang Bridging Visa yang memungkinkan mereka untuk tinggal di Australia sampai aplikasi yang telah diselesaikan.

Contohnya, ada seorang pelajar asing yang ingin tinggal dan belajar di Australia. Pelajar telah menjadi penduduk sementara dan orangtuanya ingin membeli properti untuk dia untuk tempat tinggalnya. Sebagai orang asing yang merupakan non-residen, orang tua membutuhkan persetujuan FIRB untuk membeli properti apapun.

Setelah Anda diberi izin tinggal tetap sebagai PR, pembatasan tidak lagi berlaku dan tidak ada kewajiban untuk menjual atau mengubah properti tersebut.

Kontrak Pembelian dan Penjualan
Kontrak pembelian dan penjualan merupakan dokumen yang sangat penting. Tujuannya adalah untuk menentukan kewajiban kontraktual masing-masing pihak. Kontrak ini harus mengandung hal-hal penting untuk semua pihak, dan masing-masing pihak mendapatkan bantuan profesional ketika mempersiapkan dokumen ini.

Biasanya, penyusunan kontrak melibatkan penjual untuk mempersiapkan kontrak dan kemudian menyampaikan kepada pembeli untuk penerimaan. Kebanyakannya, pengacara vendor akan mempersiakan dan kemudian menyampaikannya kepada pembeli. Jika pembeli menerima kontrak dalam waktu tertentu dan tanpa perubahan, serta dengan menerapkan tanda tangannya ke dokumen, dan vendor menempatkan tanda tangannya di dokumen, maka kontrak yang mengikat akan terbentuk.

Agar kontrak pembelian dan penjualan dapat dilaksanakan, beberapa hal harus sudah dipastikan, seperti:
-        harga,
-        deskripsi hukum properti,
-        nama dan tanda tangan pembeli dan penjual (yaitu semua pemilik terdaftar dari properti); dan
-        tanggal penyelesaian (tanggal pada mana dana pembelian yang harus dibayarkan kepada penjual dan kepemilikan ditransfer ke pemilik).

Terkadang, ada hal-hal lain yang juga harus dipastikan tergantung situasi dan kondisi setiap transaksi.

Vendor harus memberikan salinan Pasal 32 ke pembeli sebelum menandatangani kontrak, jika tidak kontrak tersebut tidak berlaku.

Pembayaran harga pembelian biasanya dimulai dengan uang muka 10% yang disediakan pembeli dan sisanya biasanya akan dibayar pada tanggal penyelesaian. Deposit ini biasanya dititipkan terelebih dahulu pada agent atau pengacara vendor.

Jika pembeli meminjam dari lembaga keuangan/bank atau memiliki mortgage, maka sangat penting bahwa  kontrak tersebut memiliki klausa syarat tertentu yang memberi waktu tertentu bagi pembeli untuk mendapatkan penyetujuan pinjaman dari lembaga keuangan/bank tertentu.

Klausa-klausa syarat yang terdapat di kontrak pembelian dan penjualan harus ditangani selama waktu tertentu dan dihapus secara tertulis setelah dipenuhi. Apa yang biasanya terjadi adalah Realtor yang terlibat menyiapkan amandemen untuk kontrak tersebut, dan menghapus klausa-klausa syarat tadi. Setelah dihapuskan, pengacara untuk pemeli dan penjual kembali menyiapkan dokumen lain untuk menyelesaikan transaksi.

Penyelesaian Pembelian dan Penjualan
Fungsi utama seorang pengacara adalah memastikan bahwa semua pihak menerima apa yang mereka telah tawar untuk kontrak tersebut. Pengacara pembeli memastikan bahwa pembeli memperoleh hak atas properti, bebas dari hutang apapun, kecuali disetujui pembeli. Sedangkan pengacara penjual memastikan bahwa properti tersebut telah bebas dari hutang apapun dan memastikan bahwa penjual telah menerima dana yang harus dibayarkan.

Pengacara untuk pembeli menyelidiki hal-hal yang dapat mempengaruhi judul ke properti seperti pajak tanah, tarif utuk kota madya, tarif air dan peringatan-peringatan lain yang berkaitan dengan properti tersebut. Pengacara pembeli kemudian menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk menransfer kepemilikan properti yang kemudian ditandatangani kedua belah pihak, serta penyertaan penyesuaian, yang harus diselesaikan oleh pengacara penjual sebelum penyelesaian.

Peran pengacara Anda
Pengacara Anda adalah penasihat Anda. Pengecara adalah satu-satunya orang yang perannya melindungi kepentingan hukum Anda dan mengamankan Anda.

Peran pengacara adalah untuk mewakili Anda selama transaksi pemindahan. Peran ini memerlukan seorang pengacara untuk menentukan hak-hak atau tanggung jawab yang berkaitan dengan pihak tersebut. Seorang pengacara kemudian harus memberikan Anda nasihat hukum, mendapat instruksi Anda, dan melakukan apa yang diperlukan dengan benar untuk memenuhi instruksi Anda.

Kadang-kadang mungkin ada pihak lain yang berupaya untuk meyakinkan Anda bahwa Anda berkepentingan untuk melakukan hal-hal tertentu dengan cara mereka. Sebagai contoh, agen real estate mengaku akan membantu Anda dengan menulis kondisi dalam kontrak atas nama Anda. Atau broker keuangan Anda mungkin mengatakan kepada Anda untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan saran pengacara Anda. Supaya pengacara Anda dapat bekerja dengan efektif, janganlah Anda pernah menerima saran, informasi atau bimbingan dari pihak lain tanpa memeriksa dengan pengacara pertama. Seharusnya Anda selalu percaya pengacara Anda di atas semua pihak lain dalam transaksi tersebut.

Kadang-kadang pembeli yang setelah diberikan informasi yang saling bertentangan dari banyak pihak mengeluh, “Saya tidak tahu apa yang harus percaya atau siapa yang harus dipercaya, karena saya semua orang mengatakan sesuatu yang berbeda.”

Hal ini menunjukkan bahwa pembeli telah gagal untuk memahami bahwa semua pihak lain untuk transaksi adalah pihak lawan, dan memiliki kepentingan mereka sendiri untuk dipertimbangkan.

Sumber : Anna Chen & Associates

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi