142 Kamis, 07 November 2013 | 12:38:23

Catat! Inilah Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Beli Rumah

catat-inilah-kesalahan-yang-sering-terjadi-saat-beli-rumah

Membeli rumah memang perlu ketelitian dan butuh kewapadaan tersendiri. Karena meski sudah berusaha untuk untuk berhati-hati namun kadangkala tetap terjadi kesalahan juga. Beberapa jenis kesalahan yang paling sering terjadi saat membeli rumah rumah antara lain adalah tidak punya suatu kriteria yang pasti pada rumah yang ingin dibeli.

Sebelum membeli rumah jangan pernah punya pikiran ‘yang terpenting bisa punya rumah'. Sebaiknya sebelum memilih harus menentukan lebih dahulu kriteria yang dibutuhkan. Pemilihan lokasi, anggaran yang tersedia atau jumlah cicilan yang bisa diangsur dan sebagainya, harus diperhitungkan dengan cermat.

Kesalahan lain yang juga sering terjadi yaitu terlalu terburu-buru. Jangan memasang target yang waktunya terlalu sempit misalnya hanya beberapa minggu atau satu bulan saja. Karena apabila pemilihan rumah dilakukan secara tergesa-gesa, sering kita tidak menyadari beberapa hal yang tidak terlihat dari luar. Misalnya apakah daerah tersebut bebas banjir, lingkungannya aman dan sebagainya.

Saat mau membeli atau memilih rumah, carilah alternatif atau pilihan sebanyak mungkin. Hal ini kadangkala memang sangat merepotkan dan membutuhkan waktu yang banyak sebab kita harus pergi ke satu lokasi ke lokasi yang lain. Tapi semakin banyak pilihan yang didapat bisa membuat kita lebih bebas untuk menentukan rumah sesuai dengan kriteria yang diinginkan atau minimal mendekati.

Meski belum mendapat rumah yang sesuai dengan keinginan dan kriteria, jangan langsung putus asa kemudian menentukan pilihan begitu saja. Calon pembeli tetap harus melakukan pengecekan lalu membuat daftar kondisi dan situasi rumah yang telah dicek. Jika belum mendapatkan juga, lebih baik menunggu jika ada proyek pembangunan komplek perumahan baru. mungkin saja, rumah tersebut justru lebih mendekati kriteria yang dibutuhkan.

Banyak orang terkecoh dengan penawaran harga murah. Perlu diingat dan diwaspadai, jika ada harga yang terlalu murah dan jauh dari harga pasaran hampir bisa dipastikan ada suatu hal yang membuat harga rumah tersebut menjadi turun. Misalnya karena lokasinya terlalu jauh di pelosok sehingga tidak mudah diakses. Atau bisa jadi karena saat pembuatan bangunan hanya memakai bahan dan material yang kualitasnya tidak bagus. Dan yang paling membahayakan yaitu apabila tanah tersebut masih dalam sengketa dan masalah hukum.

Selain itu pemilihan rumah yang baik jangan hanya ditentukan oleh harganya saja. Misalnya bisa mendapat rumah yang kualitas bangunan dan lingkungannya baik, namun jika lokasinya terlalu jauh dari tempat kerja tentu hal ini sangat merepotkan. Belum lagi jika menghitung ongkos untuk transportasi, kadangka justru memboroskan. Jadi selain harga dan kondisi lingkungan maupun kualitas bangunan, perhitungkan juga jarak yang harus ditempuh.

Selain hal-hal tersebut, banyak calon pembeli rumah yang tidak memperhatikan urusan lain yang punya kaitan erat dengan kenyamanan. Contohnya adalah apakah komplek perumahan tersebut sudah dilengkapi dengan saluran pembuangan air atau got. Lalu untuk bangunannya, apakah ada bagian yang tidak sempurna seperti talang bocor dan seterusnya. Sebab bagian atas bangunan ini tidak bisa dilihat secara langsung, namun harus naik ke atas lebih dulu.

Pada umumnya ketika membeli rumah dalam bentuk yang sudah jadi, ada beberapa bagian yang harus dirubah atau direnovasi. Sebab tidak semua kebutuhan bisa terpenuhi pada rumah tersebut. Masalah seperti ini juga harus mendapat perhitungan. Meskipun harga rumah tersebut terbilang murah, namun jika ongkos renovasi yang harus dikeluarkan banyak, artinya saja sama rumah itu mahal.

Bila menemukan rumah yang dirasa cocok kebanyakan orang langsung melakukan penawaran. Hal ini juga merupakan suatu kesalahan besar. Sebaiknya tanyakan lebih dulu segala hal yang berkaitan dengan kualitas, material yang dipakai atau spesifikasi bangunan dan sebagainya. Baru setelah merasa yakin, lakukan penawaran dengan harga serendah mungkin.

Sumber : Pondok Buruh

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi