83 Kamis, 17 Oktober 2013 | 04:32:34

Serba-serbi Kredit Take Over Rumah

serba-serbi-kredit-take-over-rumah

Sebelumnya apa itu kredit take over rumah? Kredit take over rumah adalah pergantian debitur. Ini semacam pengalihan pihak debitur. Debitur lama akan melepas tanggungan kreditnya. Sebagai gantinya, debitur baru melanjutkan pembayaran angsurannya. Bagi pembeli, cara ini bisa menjadi alternatif. Bagi penjual, ini bisa jadi jalan keluar.


Membeli rumah kini memang semakin mudah. Tidak perlu lagi bayar secara cash. Jika dana terbatas, ambil saja KPR. Dalam KPR juga ada kredit take over. Fitur ini membuat pembelian rumah semakin fleksibel. Pembelian ini juga memiliki beberapa keuntungan. Akan tetapi bukan dalam hal harga.


Dalam hal harga memang ada beberapa keuntungan. Terkadang harga belinya bisa cukup murah. Namun bukan itu keuntungan utamanya. Keuntungan utamanya adalah bangunan yang sudah berdiri. Pada kredit take over rumah memang demikian. Tidak seperti pengajuan KPR. Bangunan yang dibeli biasanya memang sudah terbentuk.


Akan tetapi kredit take over cukup merepotkan. Banyak tahapan yang harus dilalui. Tahapan ini lebih rumit dari pengajuan KPR. Karena itulah penting mengetahui caranya. Pada kredit take over, Anda membutuhkan notaris. Notaris inilah yang nantinya akan membantu Anda. Ini agar penanganannya lebih mudah.


Untuk itu pilih notaris yang terpercaya. Pilih notaris yang legal dan berpengalaman. Selanjutnya siapkan dokumen-dikumen yang dibutuhkan. Beberapa diantaranya adalah fotokopi perjanjian kredit. Fotokopi sertifikat dengan stempel bank juga perlu. Selanjutnya siapkan fotokopi IMB dan PBB. Selain itu fotokopi bukti pembayaran angsuran.
 
Buku tabungan untuk pembayaran angsuran juga perlu. Selain itu data penjual dan pembeli. Dalam hal ini adalah KTP dan sebagainya. Selanjutnya notaris akan membuat akta pengikatan. Surat kuasa juga akan diberikan. Penjual juga harus membuat surat pernyataan. Dalam hal ini adalah pengalihan pembayaran angsuran.
Surat pernyataan tersebut ditujukan kepada bank. Selanjutnya dokumen-dokumen dari notaris diberikan ke bank. Cara kredit take over rumah cukup murah. Apalagi jika dibandingkan mengurus di bank langsung. Selain itu ini juga relatif cukup mudah. Karena itu dianjurkan menggunakan cara ini. Namun itu semua kembali ke selera.


Akan tetapi Anda juga harus hati-hati. Terutama saat memilih rumah dan proses pengalihannya. Saat akan membeli, pastikan kondisi rumahnya. Rumah kredit take over tentu masih baru. Akan tetapi bagaimana dengan kualitas bangunannya? Untuk itu cari tahu proses pembangunannya. Apakah dibangun oleh pengembang atau tukang sendiri?


Selanjutnya perhitungkan biaya rumahnya. Hitung hasil akhir biaya pembelian rumahnya. Bandingkan dengan harga rumah di kompleks tersebut. Pastikan harganya memang masuk akal. Ini untuk menghindari kecurangan penjual. Apalagi ini adalah kredit take over rumah. Terkadang ada penjual rumah yang usil.

Membeli rumah haruslah cermat. Dengan demikian, rumah impian akan Anda miliki.

Sumber: Property Kita

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi