239 Senin, 09 September 2013 | 05:10:06

Apa Itu Ceiling Price dan Floor Price?

apa-itu-ceiling-price-dan-floor-price

Transaksi jual-beli properti, sebagaimana bisnis lain, mengikuti mekanisme pasar. Dengan demikian selalu ada batasan harga terendah dan tertinggi (batas bawah dan atas) yang biasa disebut ceiling price dan floor price.

Sebelum menjual, pemilik properti harus melakukan survei terlebih dahulu, sehingga dia mengetahui kisaran harga properti yang pernah dijual di kawasan itu sebelumnya. Saat itu, dia akan membuat harga penawaran (asking price), yang mengarah pada harga tertinggi (ceiling price). Tetapi di saat yang sama, dalam benak si penjual pun telah ada harga terendah (floor price) yang bisa diterimanya.

Sebaliknya, ketika ingin membeli rumah, si pembeli akan melakukan survei dahulu, apakah harga yang ditawarkan penjual wajar dan tidak terlalu tinggi. Setelah dia menyelidiki secara seksama dan menyesuaikan dengan seleranya, akhirnya dia akan menetapkan harga tertinggi (ceiling price) yang bisa diterimanya.

Pada saat terjadi negosiasi antara penjual dengan pembeli—yang sudah cocok dengan properti yang dijual, tetapi belum sepakat dalam hal harga—maka terjadilah negosiasi. Pada saat terjadi kesepakatan, maka harga akan terjadi pada harga transaksi (transaction) antara ceiling price dan floor price.

Setiap properti yang terjual dalam pasar yang tanpa tekanan (tidak karena butuh uang dan lain-lain), akan selalu terjadi melalui negosiasi seperti itu. Penjual tidak mau rugi menjual properti dengan harga yang lebih murah dari harga pasar, sesuai perkembangan ekonomi saat ini; sementara pembeli tidak mau membeli dengan harga yang lebih tinggi dari perkembangan ekonomi saat itu. Inilah yang menyebabkan diperlukan waktu sekitar 90 hari untuk menjual properti.

Hal ini sangat perlu diketahui oleh seorang investor. Karena dengan demikian, Anda bisa mengembangkan teknik-teknik penilaian untuk memperkirakan harga terendah dan tertinggi, sehingga tidak terjebak oleh harga yang terlalu tinggi atau di atas kewajaran.

Sumber : Rumah

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi