212 Kamis, 05 September 2013 | 12:51:44

Tips Jitu Beli Rumah Berstatus Rumah Dijual

tips-jitu-beli-rumah-berstatus-rumah-dijual

Informasi rumah dijual bisa didapat di banyak media cetak maupun elektronik dan online. Beberapa surat kabar nasional juga menempatkan rumah dijual sebagai kolom khusus dalam halaman iklannya. Bahkan ada pula beberapa Koran dan surat kabar yang menggolongkan iklan rumah dijual berdasarkan kategori harga dan wilayah pemukiman terbesar. Untuk beberapa surat kabar seperti Koran ada yang berdasarkan harga terlebih dulu yaitu di bawah Rp 100juta dan diatas Rp 100 juta. Kemudian ada pula yang dipisah menurut wilayah. Lalu bagaimana dengan status rumah dijual yang ada di internet?

Di Internet iklan rumah dijual banyak disediakan oleh website penyedia jasa iklan. Mulai dari yang pasang iklan rumah gratis hingga berbayar. Berikut tips membeli rumah dengan status rumah dijual.

 

Perhatikan Lokasi

Menempati rumah sendiri bukan bersifat sementara melainkan untuk jangka panjang. Sebelum mencari informasi seputar rumah dijual, tentukan lebih dulu lokasi yang paling pas dan diskusikan dengan keluarga. Mencari lokasi bisa berdasarkan beberapa pertimbangan seperti tidak jauh dari tempat bekerja, lingkungan yang sejuk, asri, damai, dekat dengan tempat ibadah, instansi pendidikan sampai mudah dijangkau dengan angkutan umum dan kondisi rumah tersebut.

Sesuaikan Harga

Memilih rumah kemudian berniat membeli rumah dijual dengan harga yang sesuai dengan jumlah tabungan bukan perkara mudah. Keputusan jadi atau tidaknya membeli rumah tentu membutuhkan waktu untuk semua anggota keluarga agar saling berdiskusi. Namun bila jumlah dana sesuai dengan harga rumah segeralah membuat penawaran dengan pemilik rumah yang akan dijual. Dana belum cukup? Konsultasikan dengan bank tempat Anda menyimpan uang untuk bisa dengan bantuan dana KPR.

Perhatikan Surat-Surat Kelengkapan Rumah

Akta jual beli rumah terakhir merupakan surat yang dikeluarkan notaris yang menyaksikan telah terjadi transaksi jual beli kepada pemilik rumah terakhir yang tertera di Sertifikat Hak Milik (SHM). Perlu juga untuk berkonsultasi dengan notaries dan PPAT terpercaya. Notaris biasanya akan meminta surat kelengkapan berupa :

  • SHM / SHGB
  • Pembayaran PBB terakhir
  • Akta jual beli terakhir
  • Surat keterangan bebas tunggakan PBB, Notaris akan memberikan tanda terima surat-surat tersebut kepada penjual rumah, sebagai dasar untuk pengambilan surat tersebut nantinya.

Sumber : Rumahku

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi