211 Kamis, 25 Juli 2013 | 11:23:36

Menjual Properti itu Gampang-Gampang Susah

menjual-properti-itu-gampang-gampang-susah

Jika Anda sedang berencana menjual rumah atau apartemen Anda, perlu dipahami bahwa menjual properti itu tidak semudah menjual kendaraan mobil atau asset bergerak lainnya.

Karena menjual rumah, apartemen atau properti lain itu gampang-gampang susah. Ibarat ketemu jodoh, begitulah orang sering menganalogikannya. Mencari pembeli rumah, sama dengan mencari jodoh. Karena itu, Anda mesti paham beberapa hal mendasar di bawah ini sebelum mulai melakukan aktifitas penjualan. Berikut hal-hal dimaksud:

  • Pastikan Bahwa Anda sudah Yakin Menjual Properti Anda: Properti itu aset yang nilainya terus meningkat. Maka jika Anda ingin menjual, pastikan bahwa Anda sudah mempertimbangkan dengan matang akan menjual properti Anda. Pertimbangan ini mencakup potensi kenaikan nilai di masa depan, harga saat ini dan jika Anda sangat butuh dana cash, apakah properti menjadi satu-satunya aset yang bisa membantu?
  • Survey Harga: Ini penting untuk semakin memantapkan niat Anda menjual properti tersebut. Survei ini juga untuk mengetahui prospek kenaikan nilai atau harga properti di kawasan itu di masa datang. Survei harga bisa Anda lakukan dengan bertanya kepada agen properti di kawasan itu, atau perlu cek juga harga properti sejenis pada proyek-proyek baru yang sedang dibangun di kawasan itu.
  • Menetapkan Harga: Pastikan harga properti Anda sesuai harga pasar. Tentukan tingkat harga terbaik untuk menjual properti Anda. Bila anda kesulitan menentukan harga, Anda boleh meminta appraisal company atau perusahaan penilai untuk menilai berapa harga rumah Anda. Bila ingin cepat laku, jangan pasang harga terlalu tinggi dari harga pasar.
  • Putuskan Menjual Sendiri atau Lewat Agen Properti: Ketika ingin menjual sendiri properti tersebut, Anda dapat menentukan cara terbaik untuk memasarkan rumah Anda, kepada siapa Anda ingin menjualnya, dan putuskan berapa harga properti yang dijual. Anda mungkin hanya memerlukan jasa seorang notaris untuk mengurus dokumen-dokumen penjualan.
  • Sedangkan jika menjual melalui agen properti maka harus ada komisi yang harus dibayarkan sebagai uang jasa. Namun keuntungannya, Anda tidak perlu repot mengurus ini-itu. Agen properti yang handal telah mengetahui proses penjualan rumah atau apartemen Anda dengan lebih mudah.
  • Setelah Memasarkan Properti Anda. Jika Anda menggunakan jasa agen properti maka Anda akan terbantu dalam hal strategi pemasaran. Namun jika menjual sendiri dan Anda ingin properti Anda diketahui dengan cepat, pasanglah iklan di koran, majalah, internet, dan lain sebagainya yang paling sesuai dengan target market rumah Anda. Jangan lupa memasang papan “Dijual” di depan rumah Anda (signage) agar meyakinkan calon pembeli.
  • Jangan Langsung Diputuskan: Kumpulkan seluruh penawaran yang masuk dan negosiasikan harga terbaik yang diberikan calon pembeli kepada Anda. Setelah menemukan tawaran yang paling cocok, segera atur perjanjian-perjanjian yang dibutuhkan. Seperti perjanjian penjualan yang harus ditandatangani oleh Anda dan pembeli rumah yang telah menyetujui syarat-syarat penjualan. Jangan lupa juga untuk menentukan tanggal pembayaran rumah dari pembeli dan tanggal kunci rumah Anda tersebut akan berpindah tangan.




Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi