240 Senin, 15 Juli 2013 | 11:10:06

Pastikan Dulu Kondisi Rumah Sebelum Menawar

pastikan-dulu-kondisi-rumah-sebelum-menawar

Karena membeli rumah bekas itu butuh pertimbangan yang matang maka Anda harus jeli memeriksa berbagai hal sebelum memutuskan untuk membelinya. Karena, Anda mungkin akan menempati rumah ini untuk waktu yang lama ke depannya.

Ada beberapa aktifitas pemeriksaan yang penting dan awas untuk Anda lakukan setelah mendapatkan sejumlah list rumah bekas yang cocok dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Berikut hal-hal yang penting Anda lakukan dalam rangka memastikan kondisi rumah tersebut:

Kondisi Bangunan
Bawalah orang yang paham akan kondisi bangunan seperti tukang atau kontraktor. Periksa fondasi, struktur bangunan, lantai dan atap. Adakah yang retak, bekas air di dinding yang horisontal dan apakah  ada tanda serangan rayap. Anda bisa melihat dari adanya gundukan kecil tanah di beberapa tempat, kondisi kayu-kayu dirumah itu, atau dirumah sebelah, karena rayap jika ada di 1 rumah, berarti tinggal menunggu waktu untuk menyebar ke rumah yang lain. Jika semua kayu yang digunakan adalah kayu jati, itu akan lebih baik. Namun perabotan kayu Anda apakah semuanya terbuat dari kayu jati juga? Periksa lantai apakah ada yang mengembung , juga atap, serta dinding apakah ada bekas air? Tutup semua kran namun buka kran utama atau hidupkan pompa air lalu cari dinding atau lantai yang basah. Jika ada dinding yang basah ini bisa jadi renovasi yang besar biayanya.

Denah Bangunan
Mintalah denah rumah terakhir apabila pemilik memilikinya. Periksa semua ruangan yang ada didenah tersebut, apakah cocok jumlah dan ukurannya ataukah ada ruangan yang hilang? Ini berguna untuk penempatan perabotan dan manajemen ruangan lainnya.


Usia Bangunan dan Kelengkapan Fasilitas
Tanyakan usia bangunan, kapan renovasi terakhir, apa yang direnovasi dan mengapa direnovasi.
Periksa daya dan distribusi dan kondisi kabel listrik. Rasakan sirkulasi udara di setiap ruangan, bila sumpek, apakah bisa diperbaiki dengan mudah atau harus dipasang AC ? Periksa intensitas cahaya disetiap ruangan, jika kurang cahaya, ruangan akan lembab, barang cepat berjamur dan menimbulkan bau. Periksa sumber air, airnya apakah bagus,  bisa dipakai untuk minum, mandi atau mencuci mobil? Periksa jalur pembuangan sisa rumah tangga dan  WC, apakah masih lancar? Cek di mana posisi septic tank, dimana tempat pembuangan sampah dan jadwal pengambilannya.
Periksalah juga jalur gas dengan cara yang sama dengan pipa air, apakah ada bau gas yang terasa diruangan yang jauh dari dapur? Bila bangunan sudah berusia diatas 10 tahun biasanya sudah ada yang diganti.
 

Kondisi Lingkungan
Cari tahu siapa tetangga Anda dan sudah berapa lama mereka tinggal disitu. Jika banyak rumah yang kelihatan kosong, cari tahu mengapa? Apakah didaerah tersebut pernah atau sering terjadi banjir? Bagaimanakah akses keamanan menuju rumah tersebut? Ini bisa jadi petunjuk soal kenyamanan tinggal di lingkungan tersebut.
Coba jalani rute di hari kerja menuju tempat-tempat biasa Anda (dan anggota keluarga lain) beraktifitas, terutama pada hari kerja. Jarak ke pasar, ke rumah ibadah, ke sekolah, ke Rumah Sakit, pertokoan dan lain-lain. Apakah dekat dari jalur yang dilewati angkutan umum ? Lalu kembali berjalan-jalan disekitar rumah itu pada malam hari. Kenapa malam hari ? Selain melihat kondisi penerangan jalan juga melihat kehidupan lingkungan. Dokumentasikan semua kekurangan yang Anda temui sebagai bahan perundingan harga, dan sampaikan itu sebelum mengajukan penawaran harga.
 
Periksa Tagihan yang Ada.
Pastikan pemilik lama telah membayar semua kewajibannya ( tagihan listrik, telepon, PDAM, retribusi kebersihan dan keamanan, PBB tahun berjalan, dsb )


Periksa kembali status kepemilikan
Ini satu tahap yang sangat penting. Ketahui alasan pemilik menjual rumah, siapa nama yang tercantum disertifikat, apa hubungannya dengan penjual, dan lain-lain.


Periksa kembali Peruntukan dan Golongan Pemugarannya
Anda bisa menanyakan IMB nya. Salahsatu syarat pengajuan KPR adalah IMB. Jadi pastikan rumah tersebut memiliki IMB. Karena ada biaya tambahan jika IMB tersebut tidak dipegang lagi oleh pemilik.
Golongan pemugaran bisa dilihat di IMB ataupun Dinas Tata Kota setempat.Periksa ukuran di yang tertera di sertifikat, PBB dan IMB, cocok dengan fisiknya?

 

Demikian beberapa hal yang patut dan harus Anda pastikan sebelum bernegosiasi harga dengan penjual.

 

Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi