69 Senin, 13 Mei 2013 | 03:39:16

Pemerintah Imbau Masyarakat Manfaatkan FLPP

pemerintah-imbau-masyarakat-manfaatkan-flpp

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang berpenghasilan rendah dan tidak tetap, agar dapat memanfaatkan bantuan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera. Beberapa penyaluran KPR FLPP, antara lain, KPR Sejahtera Tapak, KPR Sejahtera Syariah Tapak, KPR Sejahtera Susun, dan KPR Sejahtera Syariah Susun.

Suku bunga FLPP KPR Sejahtera hanya 7,25 persen dan masa angsurannya sampai 20 tahun sehingga angsurannya ringan selama masa angsuran.
-- D T Saraswati

"Suku bunga FLPP KPR Sejahtera hanya 7,25 persen dan masa angsurannya sampai 20 tahun sehingga angsurannya ringan selama masa angsuran. Jadi, masyarakat akan sangat terbantu dengan program FLPP ini," kata Pemimpin Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) Kemenpera, D.T. Saraswati, dalam siaran pers Humas Kemenpera di Jakarta, Senin (29/10/2012).

Menurut dia, program kerja Badan Layanan Umum Kemenpera pada 2012 meliputi KPR FLPP untuk 132.500 rumah sejahtera tapak senilai Rp 7,04 triliun dan KPR FLPP Rumah Sejahtera Susun untuk 500 unit rumah senilai Rp 600 miliar. Saraswati mengatakan, total penyaluran KPR FLPP yang ditargetkan BLU PPP 2012 adalah 133.000 unit rumah senilai Rp 7,1 triliun.

"Manfaatkan bantuan pembiayaan FLPP KPR Sejahtera jika ingin memiliki rumah dengan angsuran terjangkau," katanya.

Ia juga menuturkan, bahwa program FLPP KPR Sejahtera merupakan penyaluran pembiayaan dari pemerintah pusat melalui bank pelaksana kepada masyarakat berpenghasilan rendah dalam kepemilikan rumah yang dibeli dari pengembang. Beberapa penyaluran KPR FLPP, antara lain, KPR Sejahtera Tapak, KPR Sejahtera Syariah Tapak, KPR Sejahtera Susun, dan KPR Sejahtera Syariah Susun.

Kemenpera juga menyatakan telah menetapkan ketentuan harga rumah yang dapat memanfaatkan KPR FLPP berdasarkan zona wilayah. Untuk harga rumah KPR Sejahtera Tapak Wilayah I seperti Sumatera selain Batam, Bintan, Karimun, Jawa selain Jabodetabek dan Sulawesi harganya paling tinggi Rp 88 juta. Sementara Wilayah II Kalimantan, Kepulauan Maluku, Kepulauan Nusa Tenggara paling tinggi Rp 95 juta, Wilayah III Papua dan Papua Barat paling tinggi Rp 145 juta dan Wilayah Khusus Jabodetabek, Batam, Bintan, Karimun dan Bali Rp95 juta, sedangkan KPR Sejahtera Susun Rp 216 juta.

"Batas maksimum harga rumah tidak kena PPn berdasar PMK Nomor 125 Tahun 2012 bebas PPn sesuai dengan harga wilayah, sedangkan KPR Sejahtera Susun Rp 144 juta. Angsuran KPR FLPP maksimal bisa mencapai 20 tahun mulai dari Rp 635 ribu hingga Rp 1,5 juta per bulan," katanya.

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi