64 Senin, 13 Mei 2013 | 03:37:29

Rp 2,7 Triliun, Target Kemenpera untuk 350 Ribu Rumah

rp-2-7-triliun-target-kemenpera-untuk-350-ribu-rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menargetkan penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) untuk 350 ribu unit rumah dengan total anggaran Rp 2,7 triliun pada 2013.

"Saat ini sudah enam bank swasta nasional dan 14 bank pembangunan daerah (BPD) yang telah bekerja sama dengan Kemenpera untuk penyaluran FLPP," kata Asisten Deputi Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kemenpera Iwan Nurwanto di Jakarta, Kamis (29/11/2012).

Untuk itu, kata Iwan, Kemenpera juga terus mengutarakan harapannya agar terdapat adanya partisipasi aktif dari sejumlah perbankan untuk menyalurkan dana FLPP tersebut. Selain itu, lanju dia, pemerintah melalui Kemenpera juga telah meminta para pengembang meningkatkan jumlah pasokan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

"Selain bekerjasama dengan perbankan kami juga menggandeng asosiasi pengembang untuk ikut meningkatkan pasokan rumah untuk masyarakat," kata Iwan.

Ia juga mengemukakan, keenam bank swasta nasional yang telah bekerja sama dengan Kemenpera adalah Bank BTN, Bank BTN Syariah, BNI, BRI, BRI Syariah, dan Bank Mandiri. Sedangkan 14 bank pembangunan daerah yang bekerja sama dengan Kemenpera antara lain BPD Jawa Tengah, BPD NTT, BPD Jawa Timur Syariah, BPD Kalimantan Tengah, dan BPD Sulawesi Tenggara. Bank pembangunan daerah lainnya adalah BPD Papua, BPD Riau Kepri, BPD Sumatera Utara Konvensional, BPD Sumatera Utara Syariah, BPD Kalimantan Selatan, BPD Sumsel Babel, BPD Jawa Timur, BPD DIY, Bank Nagari, dan Bank Kalimantan Timur.

Berdasarkan data Kemenpera, Bank BTN (syariah dan konvensional) memiliki kontribusi yang signifikan sampai dengan 99,2 % dari penyerapan FLPP.

"Kami harap bank-bank lainnya juga bisa meningkatkan penyerapan FLPP sehingga lebih banyak lagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memiliki rumah yang layak huni," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah akan mengejar penyerapan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada kuartal IV Tahun 2012. Sampai saat ini KPR skema FLPP yang baru terserap hanya sekitar 15 % dari target.

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi