555 Minggu, 15 Juni 2014 | 02:42:15

Tahapan Proses Lelang

tahapan-proses-lelangTabloid Rumah

Mendapatkan barang dengan proses lelang memang lebih mudah dan harga bisa saja lebih murah dibanding dengan harga pasaran. Apalagi lelang properti yang cukup memberikan berbagai keuntungan bagi Anda calon pembeli. Namun, sebelumnya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana tahapan-tahapan dalam lelang. Berikut ini penjelasannya.


Sebelum hari lelang atau auction day, pesarta lelang wajib melakukan penyetoran uang jaminan yang telah ditentukan, minimal 20 persen dan maksimal sebesar harga limitnya. Pastikan aset yang akan Anda beli sudah dilihat pada saat open house, setidaknya Anda perlu mengetahui kondisi barang lelang agar Anda tidak merasa dirugikan.


Selain mengetahui kondisi barang/rumah lelang, Anda perlu mengetahui hak serta kewajiban peserta lelang termasuk juga pembayaran pajak yang dikeluarkan sesuai aturan.


Metode lelang untuk barang bergerak atau tak bergerak tentu dilaksanakan dengan lelang lisan/terbuka. Lelang terbuka akan mengundang khalayak ramai serta menghadirkan calon pembeli untuk dilakukan penawaran objek lelang. Begitu para pembeli sudah siap, harga limit akan langsung ditawarkan dengan sistem lelang naik-naik. Nantinya penawaran ini akan dipandu oleh asflager atau pemandu lelang.


Pemandu lelang merupakan orang yang membantu menawarkan dan menjelaskan barang dalam suatu acara lelang. Tentunya, ia membantu pihak pejabat lelang mempermudah pekerjaan. Penawaran objek lelang dapat dilakukan secara langsung atau tidak langsung, semua prosesi dilakukan dengan lisan. Penawaran juga akan ditulis dalam catatan.


Jika Anda setuju dengan harga lelang, Anda cukup mengangkat panel bid Nomor Induk Peserta Lelang atau NIPL. Nantinya pembeli dengan harga tertinggi dinyatakan sebagai pemenang lelang. Pemenang lelang akan diberikan berita cara pemenang lelang yang dilanjutkan oleh penyelesaian kewajiban sesuai dengan persyaratan lelang. Setelah seluruh kewajiban dipenuhi, maka pemenang lelang akan diberikan risalah lelang, yaitu akta otentik yang dibuat oleh pejabat lelang dan memiliki kekuatan pembuktian sempurna bagi semua pihak.


Selain risalah lelang, pemenag lelang juga akan diberikan Surat Pengikatan Pemenang Lelang (SPPL) sebagai tanda persetujuan yang meliputi pelunasan harga lelang dan bea lelang.


Sumber: Balai Lelang

📄 View Comment

Bagikan:

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Referensi