340 Rabu, 04 November 2015 | 03:18:58

Untung Rugi nya Beli Rumah Inden

untung-rugi-nya-beli-rumah-indenOLX

Beli rumah sama halnya dengan membeli kendaraan bermotor. Cara inden juga digunakan didalam membeli property. Dalam hal ini artinya  pembeli tidak bisa melihat secara langsung rumah ataupun apartemen yang dibelinya. Oleh karena itu, pembeli harus memesan kemudian melakukan pembayaran terlebih dahulu walaupun rumah ataupun apartemen yang dipesannya  belum dibangun.

Informasi terbaru mengatakan bahwa Bank Indonesia akan lebih  memperketat pembelian properti yang di ajukan melalui proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yakni mengenai peraturan yang telah diterbitkannya. Berdasarkan pada peraturan yang telah tercantum bahwa pembelian properti komersial (bukan subsidi) yang belum jadi atau inden tidak bisa melalui KPR.

Disamping itu para pengembang juga harus  menjaminkan asetnya pada sejumlah pinjaman penerima KPR dengan begitu KPR juga baru dapat dikeluarkan apabila kondisi bangunan telah mencapai 80%.

Pada umumnya orang banyak beranggapan bahwa kebijakan tersebut pro terhadap pembeli dan memberatkan pengembang. Namun kenyataannya tidak demikian, sebab masyarakat bawah yang benar-benar sangat membutuhkan KPR untuk beli properti selalu mengalami kesulitan dalam hal menerima kredit dari para pengembang kecil.

Berdasarkan penjabaran tersebut pastilah ada kelemahan dan kelebihan yang didapat dari pembelian inden.


Kelebihan:

- Properti inden harga jualnya relatif lebih murah karena merupakan harga perdana disamping itu bangunannya juga masih belum jadi. Bahkan tidak hanya harga yang miring tetapi terkadang masih diberikan lagi tambahan diskon agar lebih menarik banyak pembeli. Hal ini adalah sebagai modal untuk pembangunan dengan begitu  pengembang tidak perlu lagi berhutang di bank.

- Sebagai pilihan untuk berinvestasi properti inden bisa dikatakan sangat pas terlebih jika dilihat dari  harganya yang relatif  masih murah. Walaupun begitu setelah 1-2 tahun kemudian, bangunan baru dipastikan jadi dan harganya bisa langsung melonjak tinggi.

- Untuk pembeli properti inden dapat memilih lokasi dari properti yang diinginkan atau yang diharapkan.

- Pembeli akan merasakan kemudahan dalam hal pembayaran. Biasanya, bagi para pembeli yang pertama memesan bisa diberikan kemudahan seperti  dapat mencicil uang mukanya dan sebagainya.

Kekurangan:

- Tidak sedikit para pengembang yang nakal jadi sangat besar sekali kemungkinan untuk ditipu. Ada beberapa pengembang nakal yang karena produk tersebut tidak laku, karena itu merek tidak jadi membangun dan mengembalikan uang konsumen.

- Biasanya konsumen tidak mengetahui  bentuk dari bangunan yang dipesannya dikarenakan  bangunan yang dipesannya yang belum jadi, jadi dalam hal ini si pembeli hanya bisa membanyangkan dan menerka-nerka bentuk dari  bangunan yang dipesannya sedangkan untuk  hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

-  Dalam pengajuan kredit dari bank biasanya sulit. Berdasarkan  dengan peratuan  terbaru Bank Indonesia (BI) perihal pengetatan KPR inden dalam hal ini pembeli menjadi sulit untuk mendapat pinjaman properti yang belum jadi.

- Lingkungannya cenderung masih sepi sebab membeli pada saat bangunan belum jadi, dan pada saat menempati pun, komunitas di area tersebut masih belum terbentuk sehingga terkesan sepi.

Sumber: Detik

📄 View Comment

Bagikan:

Pencarian Referensi