236 Kamis, 24 Juli 2014 | 03:26:14

Atasi Lahan Miring dengan Split-Level

atasi-lahan-miring-dengan-split-levelDezeen

Jangan khawatir jika anda ingin membangun sebuah rumah di lahan miring. Lahan miring tidak selalu buruk untuk konstruksi. Lihat saja rumah di Swiss Maret District ini! Rumah yang didesain oleh Studio Zurich Kit dan terbuat dari beton ini dibentuk dengan konbsep split-level. Rumah yang terlihat cantik dan unik ini memiliki ruang tamu yang menggantung di atas ruang makan eksternal.

Rumah yang terkenal dengan sebutan Rumah di Distrik Maret ini dirancang khusus untuk keluarga yang ingin huniannya memiliki banyak ruangan, yang diantaranya termasuk garasi yang dapat memuat empat mobil dengan lingkungan yang padat penduduk. Untuk meminimalisir banyaknya lekuk bangunan dan memaksimalkan luas ruangan internal, sang arsitek mengatur kamar dan ruangan pada hunian ini berdasarkan tingkaty kemiringan yang ada pada lahan tempatnya berdiri.

"Bangunan ini sengaja didesain dengan konsep arsitektur split-level. Hal ini agar taman sambungan dapat dibangun di sekitar bangunan utama.” Jelas seorang arsitek perusahaan arsitektur asal Swiss tersebut.

“Konsep ini memungkinkan berdirinya banyak ruang yangs sesuai dengan derajat kemiringan yang dimiliki oleh lahan. Dengan begini, kualitas udara dan cahaya yang masuk akan lebih banyak daripada bangunan dengan derajat kemiringan yang biasa atau tidak ada sama sekali,” imbuhnya.

Garasinya sengaja diletakkan di lantai dasar dengan basement yang “bersembunyi” di bawah taman yang dirancang miring, dan ruang tamu dengan kualitas cahaya, privasi, serta pemandangan yang berbeda di tiap level kemiringannya.
Pintu masuknya diletakkan di samping garasi, di bawah ruang tamu, sehingga tampak dari luar Hal ini menyebabkan posisi tangga di pusat bangunan dapat dibagi menjadi dua.

“Walaupun umumnya ruang pribadi diletakkan di lantai atas dan ruang tamu di lantai dasar, kedua ruangan tersebut terpaksa diletakkan berdampingan karena struktur lahan yang miring, dipisahkan oleh dinding pemisah,” ujarnya.

 

Sumber: Dezeen

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel