45 Senin, 26 Mei 2014 | 02:05:25

Simak!Tehnik Dasar Mengecat

simak-tehnik-dasar-mengecat

Mengecat merupakan salah satu cara untuk merubah tampilan rumah. Hasil pengecatan yang sempurna tidak hanya ditentukan oleh kualitas cat itu sendiri namun juga proses pengerjaan itu. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam mengecat. Simak ulasan berikut.

Bersihkan dengan cermat
Sebelum mengecat, disarankan untuk membersihkan dengan cermat permukaan yang akan dicat. Spons yang telah dibasahi dengan air dan sabun pencuci piring merupakan solusi terbaik untuk membersihkan permukaan dinding dari debu, kotoran dan minyak yang menempel.

Pita selotip khusus cat
Pita ini berfungsi untuk menandai bagian yang akan di cat. Dengan begitu bagian yang tidak dicat seperti pegangan pintu, molding atau ukiran akan cukup terlindungi.
 
Penuangan cat
Disarankan untuk tidak menuangkan cat sampai menutupi bagian siku dari wadah cat. Rol yang dicelupkan ke dalam cat disarankan untuk digulung bolak balik sehingga cat benar-benar merata menempel di seluruh bagian rol.

Pengecatan
Jalankan rol cat dari bagian atas ke bagian bawah dinding. Lakukan berulang-ulang hingga seluruh permukaan dinding tertutup.

Finishing
Setelah selesai mengecat, bersihkan noda cat yang ada di lantai atau kusen. Setelah itu, bukalah selotif yang digunakan untuk melindungi bagian yang tidak ingin dicat, lalu bukalah semua pintu dan jendela rumah agar bau cat yang menyengat segera hilang.

Sumber : Peluang Properti

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel