79 Kamis, 08 Mei 2014 | 01:58:42

Tampilan Apartemen Desainer Manish Arora yang Penuh Warna!

tampilan-apartemen-desainer-manish-arora-yang-penuh-warna

Desainer Manish Arora tidak hanya mengaplikasikan warna pada pakaian-pakaian rancangannya tapi juga pada apartemennya. Apartemen Arora yang terletak  di lingkungan Canal Saint-Martin yang dulunya merupakan apartemen tua yang dibangun sebelum Perang Dunia pecah di Paris ini kini penuh dengan ledakan warna.

Arora bekerjasama dengan Rude, seniman jalanan yang sudah berkolaborasi dengannya sejak Musim Gugur tahun 2012 silan,  dan Antoine , seorang arsitek Perancis, untuk merombak apartemen tersebut.

Rude mengerjakan mural bercorak sisik ikan, bentuk hati kartun, dan bentuk huruf-huruf gelembung sedangkan Antoine mengerjakan perwarnaan ruangan.

Tidak hanya itu, Arora juga menggunakan bathtub berwarna merah muda di kamar mandi. Untuk pembatas ruangan, Arora menggunakan panel kaca beraneka warna.

"Ketika masuk ke rumah, saya harus melihat ledakan warna. Saya harus mengatakan oke! Saya pulang," katanya.

Arora juga menjelaskan kesulitannya untuk menjelas pada Antoine tentang warna yang diinginkannya. Ini tidak mengherankan sebab Arora membutuhkan lapisan warna untuk mendapatkan warna sesuai keinginannya.

Arora menyukai lebih suka berda pada ruangan dengan banyak barang yang menumpuk. Oleh karena itu ia melengkapi ruangan dengan berbagai hiasan penuh warna, seprai beraneka corak, dan barang-barang lain yang terkesan "ramah".

Sumber : Lonny

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel