173 Minggu, 04 Mei 2014 | 12:48:03

Kulkas Tanpa Listrik

kulkas-tanpa-listrik

Kulkas tanpa listrik yang ditemukan oleh Ian Tansley terinspirasi dari danau beku di dekat rumahnya. Kulkas yang diberi nama Sure Chill ini membutuhkan biaya sampai 2.600 dollar AS (sekitar Rp 30 juta). Sure Chill dibuat oleh sebuah perusahaan kecil di Wales yang memanfaatkan hukum fisika dasar.

"Pada saat ini, tentu saja, (mesin-mesin) ini berbiaya lebih mahal karena kami membuatnya sendiri di Wales. Tetapi, ketika kita sampai ke produksi massal, seharusnya sangat sedikit perbedaannya dari lemari es konvensional," tandas Tansley.

Contohnya, pada suhu empat derajat celsius, air menjadi lebih berat dari sebelumnya dan akan mulai tenggelam.

Sementara pada temperatur lain, air akan naik ke permukaan. Lemari es ini memastikan adanya sirkulasi air dingin tersebut di dalam kompartemen, tepatnya di sekitar ruang pendingin, agar tetap berada pada suhu yang diinginkan.

Ketika ada aliran listrik, lemari ini membentuk lapisan es di bagian atas. Sebaliknya, ketika listrik padam, air akan mulai menghangat dan naik, dingin kembali, kemudian tenggelam. Efek ini akan terus-menerus terjadi hingga esnya habis. Kira-kira perputaran tersebut baru akan selesai dalam 35 hari.

Tansley membangun 1.500 lemari es, termasuk model yang akan diberikan untuk Gates Foundation dan Unicef. Mereka kini tengah mengirim 200 lemari es ke Filipina yang juga dilengkapi dengan panel surya sehingga mesin bisa mengisi kembali baterainya pada siang hari.

Sumber : Fastcoexist

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel