72 Sabtu, 05 April 2014 | 10:52:18

Runcing di Rumah

runcing-di-rumah

Desain Rumah selain mencerminkan kepribadian sang pemilik rumah juga bergantung pada lokasi serta kondisi bangunan rumah tersebut. Rumah milik keluarga Hazukashi yang berlantai dua ini didesain oleh perusahaan lokal Jepang, Art Design Office . Muka rumah dilengkapi fasad putih dengan langit-langit rendah. Bangunan rumah yang cenderung memanjang, membuat bangunan terlihat tinggi secara tidak proposional. Arsitek bangunan mensiasatinya dengan menekankan karakter rumah yaitu membuat pintu masuk, jendela, dan rak memiliki bnetuk yang sama dengan muka rumah , yaitu bentuk lancip .

Rumah ini berpusat pada ruang makan yang terletak ditengah-tengah dengan langit-langit tinggi yang menembus hingga lantai dua. Sehingga kita dapat melihat lantai dua dari ruang makan ini. Dindingnya sejajar dengan panel kayu dan tangga kayu yang berada di salah satu pojok ruangan.

“Ini (ruang makan) adalah area yang menghubungkan ikatan keluarga dan juga mencapai fungsi dinamis,” jelas sang arsitek Sumiou Mizumoto dan Yoshitaka Kuga.

Kedua arsitek tersebut juga menambahkan bahwa langit-langit tinggi dibuat untuk menangkap cahaya dan menyebar udara ke sepenjuru ruangan.

Di lantai ke dua terdapat koridor mezanin yang menghubungkan ruangan anak-anak dengan kamar tidur utama dan ruang belajar di depannya. Koridor diapit oleh rak kisi-kisi berbentuk kotak membuat koridor terlihat kompak.

Ruang tamu bertempat di lantai dasar berada di balik pintu masuk. Sehingga tamu yang masuk harus melewati ruang makan terlebih dahulu.

Sementara itu dapur terletak pada sisi yang berlawanan yang terbagi dalam dua bagian. Satu sisi dapur tempat memasak dan satunya lagi korner tempat bersantai. Sehingga ketika orang tua tengah menyiapkan makanan, mereka tetap dapat menjaga anak-anaka yang duduk-duduk di konter.

Lampu bohlam tergantung rendah pada ruangan ini dengan kabel yang terpasang pada plafon. Sedangkan lampu bohlam lainnya yang terdapat di ruang makan dibuat menempel pada dinding.

Sumber             : Ideaonline
Sumber Gambar : Dezeen

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel