465 Rabu, 05 Maret 2014 | 12:31:13

Apa Itu Sumur Resapan?

apa-itu-sumur-resapan

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sudah tidak asing lagi dengan kita. Selain diakibatkan oleh tingginya curah hujan, banjir sering kali terjadi karena tidak adanya sistem drainase yang baik dan terpadu. Salah satu wujud sistem drainase  yang baik adalah dengan membuat sumur resapan.

Sumur resapan berfungsi mengimbangi penggunaan lahan sehingga rumah memilki daya serap cukup. Selain itu sumur resapan juga berfungsi untuk  menampung dan meresap air hujan atau air permukaan ke dalam tanah sehingga, sedikit menunda aliran air di permukaan. Sedikitnya aliran air dipermukaan juga akan membantu mencegah kerusakan sarana drainase di permukaan.

Besarnya peran sumur resapan  membuat Pemerintah DKI mengeluarkan Surat Keputusan  (SK) Gubernur Nomor 115/2011 tentang pembuatan sumur serapan. Selain memanfaatkan fungsi dari pada sumur serapan,  kita  juga bisa membangun sistem drainase yang baik dengan bergotong-royong membersihkan saluran air di lingkungan perumahan dari sampah.

Lalu, apakah membuat sumur resapan akan sesulit yang Anda pikirkan? Hmmm ...tidak juga. Sederhananya, untuk sumur resapan di rumah, Anda cukup menggali tanah hingga kedalaman idealnya dan kemudian membetonnya. Biaya yang dikeluarkan untuk membuat sumur resapan  sekitar Rp Rp 400.000. Tidak terlalu mahal bukan? Jika dibandingkan dengan banyaknya manfaat yang nantinya akan Anda dapatkan. Sebuah langkah kecil yang bermanfaat besar.

Ingin mengetahui lebih jelas tentang hal apa saja yang perlu diperhatikan saat membuat sumur resapan ? Tidak sulit kok , berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Tata Cara Perencanaan Sumur Resapan Air Hujan untuk Lahan Pekarangan, persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah:

  • Harus berada pada lahan yang datar dan tidak pada tanah berlereng, curam, atau labil
  • Harus dijauhkan dari tempat penimbunan sampah, jauh dari septictank --minimum 5m diukur dari tepi, dan berjarak minimum 1m dari fondasi bangunan
  • Bentuk sumur boleh bundar atau segiempat; sesuai selera
  • Penggalian sumur resapan bisa sampai tanah berpasir atau maksimal 2m di bawah permukaan air tanah
  • Harus dapat mencegah air hujan atau air olahan terbuang sia-sia ke selokan atau sung­ai. Air hujan yang jatuh di atap rumah pun dapat dialirkan ke sumur resapan
  • Persyaratan teknis lainnya adalah kedalam­an air tanah minimum 1,5m pada musim hujan. Struktur tanah harus mempunyai permeabilitas tanah lebih besar atau sama dengan 2,0cm/jam, dengan tiga klasifikasi: sedang (daya serap air tanah liat) 2,0cm-3,6cm/jam; agak cepat (pasir halus), yaitu 3,6cm-36cm/jam; cepat (pasir kasar), yaitu lebih besar dari 36cm/jam.


Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel