94 Rabu, 26 Februari 2014 | 11:21:37

Renovasi Rumah Menjadi Dua Lantai

renovasi-rumah-menjadi-dua-lantai

Ruangan yang dirasa kurang luas, menjadi salah satu alasan untuk merenovasi rumah menjadi dua lantai. Arsitektur rumah lantai satu dan lantai dua tentunya berbeda. Agar lebih aman, sebaiknya rumah memiliki fondasi yang cukup dalam. Jika fondasi rumah Anda dinilai sudah cukup kokoh, Anda tidak perlu melakukan pembongkaran. Tapi kalau di sisi ini Anda meraa kurang yakin, untuk amannya memang harus melakukan pembangunan fondasi ulang. Untuk urusan yang satu ini, sebaiknya Anda konsultasikan dengan ahli renovasi arsitektur rumah.

Mengikuti pola arsitektur bangunan dasar
Agar lebih mudah, pengembangan rumah sebaiknya dilakukan dengan mengikuti pola arsitektur dasar. Jadi tidak banyak yang perlu diubah. Paling Anda hanya perlu mengubah bagian atap rumah dan memperkuat rangka bangunan dengan membangun tiang atau cor-coran. Saat ingin menambah lantai, Anda juga harus membuat desain ulang rumah Anda. Ruangan mana saja yang akan diubah? Tembok mana saja yang perlu dirobohkan? Anda harus mengetahui hal tersebut.

Dalam renovasi arsitektur rumah, sebaiknya usahakan untuk melakukan perubahan secara bijak. Usahakan untuk tidak membongkar terlalu banyak. Perubahan arsitektur yang radikal memang memberikan kesan baru. Rumah terkesan seperti rumah baru. Akan tetapi biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Untuk urusan yang satu ini, sebaiknya putuskan ruang apa saja yang ada di lantai satu. Kalau ada perubahan di lantai satu, usahakan jangan terlalu banyak melakukan perubahan.

Arsitektur lantai atas bisa dibuat lebih ringan dari lantai bawah. Cara ini menjadi sangat penting saat Anda tidak melakukan pembongkaran fondasi rumah. Konsekuensinya, lantai atas tidak memiliki ruang yang banyak. Ruangan yang ada juga tidak didesain untuk menampung banyak orang dan banyak perabotan. Karena itu lantai atas cukup ditambah beberapa ruang yang memang penting saja.

Perhatikan sirkulasi udaranya
Saat merenovasi rumah, Anda juga perlu memperhatikan sirkulasi udara. Jangan sampai adanya lantai tambahan justru membuat lantai bawah terasa semakin pengap. Hal ini bisa terjadi jika ada bagian di lantai bawah yang tertutup sehingga udara yang biasanya bisa masuk menjadi terhambat. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya tambahkan ventilasi udara tambahan dengan membuat membuka sebagian atap yang terpasang.

Membangun lantai tambahan juga akan memberikan perubahan besar pada intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah. Adanya lantai tambahan tentu akan menutup jalur masuknya sinar matahari. Cara mengatasi masalah ini sama dengan cara mengatasi masalah akan sirkulasi udara. Anda bisa membuka sebagian atap atau sengaja membuat bagian tertentu agar lebih terbuka. Cara ini akan sangat membantu dalam proses renovasi arsitektur rumah.

Sumber : Property Kita

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel