68 Kamis, 20 Februari 2014 | 04:54:34

Wol Padat, Material Baru untuk Furnitur

wol-padat-material-baru-untuk-furnitur

Sumber daya alam yang melimpah memang perlu diberdayakan sebaik mungkin, terlebih sumber daya terbarukan. Desainer Justin Floyd memanfaatkan jumlah wol melimpah di daerah tempat tinggalnya untuk berbagai keperluan. Dengan sedikit inovasi, Justin berhasil menemukan satu lagi fungsi wol. Jika dipadatkan, wol bisa menjadi bahan material pembuat furnitur yang menarik. Justin menamainya dengan "Solidwool".

Justin yang baru berusia 34 tahun ini mengaku sudah berkarya dengan material komposit selama dia aktif bekerja. Ia bersama istrinya, Hannah, tinggal di sebuah pondok di Buckfastleigh, Devon, Inggris. Sudah sejak lama, Buckfastleigh dikenal karena perdagangan wolnya. Jadi, pilihan sang desainer memanfaatkan wol, mudah dimafhumi.

"Saya ingin membuat produk sendiri, dari bahan mentah yang dikembangkan di Inggris, karena saya sudah begitu lelah melihat material datang dari tempat lain di seluruh penjuru dunia. Saya memilih wol karena asosiasi Buckfastleigh dengannya, namun saya tidak ingin menjadi pengrajut. Saya ingin bekerja dengan wol tingkat rendah yang kasar dari domba dataran tinggi. Para peternak berjuang mendapatkan harga yang pantas untuk (domba) itu," terang Justin.

Sayangnya, Justin enggan berbagi "resep"-nya membuat "Solidwool". Dia hanya mengungkapkan bahwa kursi-kursi karyanya dibuat dari wol dan bio resin dari industri lain. Materialnya mirip dengan kaca fiber yang diperkuat dengan plastik. Material tersebut dibentuk dalam temperatur ruangan, kemudian dikeraskan dalam oven dan dipoles.

Proses yang dilalui Justin sebelum akhirnya berhasil membuat produk yang bisa diperjualbelikan cukup panjang. Menurutnya, pengalaman pertama membuat furnitur ini bahkan mampu membuat seluruh rumahnya berbau tidak sedap.

Sang istri tampaknya tahu potensi yang dimiliki produk ini. Serat yang ada di permukaan furnitur tampak mencolok jika dibandingkan dengan latar gelap. Tidak hanya unik, furnitur yang dibuat oleh Justin juga nyaman. Alasannya sederhana, setiap furnitur dibuat dengan menggunakan 60 persen wol. Materialnya menjadi hangat dan nyaman, meski dilapisi lagi dengan plastik.

Kursi-kursi tersebut mulai diproduksi massal. Akhir Februari, Anda bisa memilikinya dengan harga 450 Poundsterling (Rp 8,8 juta).

Editor                : Hilda B Alexander
Sumber             : Kompas
Sumber Gambar : Telegraph

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel