90 Selasa, 18 Februari 2014 | 10:50:07

Aluminium Foil, Cerdik Menghalau Panas dari Atap

aluminium-foil-cerdik-menghalau-panas-dari-atap

Aplikasi material peredam panas pada atap juga penting untuk mengurangi rambatan sinar matahari ke dalam loteng. Lapisan insulasi ini berfungsi untuk menghalau dan memantulkan panas matahari. Karena suhu tidak turun ke loteng, maka ruangan jadi relatif lebih sejuk. Di pasaran sendiri, lembar aluminium foil merupakan produk insulasi panas yang paling banyak ditemui. Harganya terjangkau dan mudah didapat, termasuk pula cara pemasangannya.

Aluminium foil sangat membantu untuk meredam panas. Dibandingkan dengan biayanya, lembaran aluminium ini cukup efektif menahan panas walaupun harus tetap memperhatikan ventilasi/bukaan yang ada.

Aluminium foil mampu memantulkan panas hingga 97%. Namun, seberapa besar efektivitas fungsi bahan itu tergantung dari jenis dan tebal bahan. Semakin banyak lapisan, biasanya penurunan suhu ruang bisa lebih maksimal. Suhu panas pun berkurang.

Selain itu, ada dua jenis insulasi panas lain yang dapat Anda pertimbangkan. Pertama, insulasi berbahan serat selulosa hasil daur ulang kertas. Ada yang berupa bubur yang disemprotkan ke atap, ada pula bentuk serat yang telah dipadatkan menjadi panel.

Produk insulasi serat selulosa, produk yang dihasilkan dari limbah koran ini mampu menghasilkan redaman panas yang cukup signifikan. Produsen mengklaim mampu menghalau panas 2ºC hingga 8ºC.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel