11 Kamis, 06 Februari 2014 | 11:27:18

Kamar Mandi untuk Diffable

kamar-mandi-untuk-diffable

Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang kemungkinan terjadinya kecelakaan cukup besar. Kemungkinan kecelakaan tersebut semakin besar jika penggunanya adalah orang lanjut usia atau penyandang cacat. Selain itu, kebutuhan ruang yang harus dipenuhi untuk penyandang cacat juga berbeda dengan orang pada umumnya. Kebutuhan ruang, fixture , dan kemudahan untuk bergerak merupakan beberapa kebutuhannya. Oleh karena itu, dibutuhkan desain yang khusus untuk mengakomodasi mereka. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam merancang kamar mandi untuk manula dan orang cacat.

Akses dan ukuran
Pintu yang digunakan untuk kamar mandi sebaiknya yang dibuka ke arah luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengguna untuk keluar dan masuk dari kamar mandi. Jika arah pintu dibuat ke dalam, semakin besar ruang yang dibutuhkan untuk mengakomodasi pengguna.

Kamar mandi untuk manula dan orang cacat pada umumnya berukuran lebih besar. Salah satu alasannya adalah dibutuhkannya ruang untuk kursi roda untuk melakukan perputaran. Ukuran kamar mandi harus didesain agar pengguna dapat bergerak dengan kursi roda tanpa terhalang apapun

Material dan sudut tajam
Untuk orang-orang yang cacat atau yang sudah tua, kemungkinan terjadinya kecelakaan semakin besar.  Pemilihan material sudah pasti harus Anda pikirkan dengan matang. Material-material yang digunakan sebaiknya yang permukaannya tidak licin.

Selain pemilihan material, bentuk-bentuk yang ada di dalam kamar mandi juga tidak memiliki sudut-sudut tajam. Hal ini akan meminimalkan luka yang mungkin terjadi jika terjadi kecelakaan.

Adanya railing
Railing  merupakan hal penting yang ada di kamar mandi yang dirancang untuk orang cacat. Railing  ini berguna untuk membantu pengguna dalam bergerak. Anda dapat menggunakan baja hollow berdiameter 5cm untuk railing ini. Tekukan yang mungkin ada harus dibuat tanpa sudut.

Beberapa posisi yang membutuhkan railing  adalah di dekat toilet, area shower,  atau bak mandi, dan di dekat wastafel. Railing-railing  tersebut harus memiliki warna yang kontas dengan warna sekitarnya. Jika kamar mandi berwarna putih, railing harus berwarna hitam.

Tinggi toilet standar tidak sesuai
Ketinggian stadar dudukan kursi roda adalah 480mm dari permukaan lantai. Sedangkan ketinggian standar dudukan toilet adalah 430mm. Dengan perbandingan ketinggian seperti itu, tidak terlalu sulit untuk berpindah dari kursi roda ke dudukan toilet. Akan tetapi, bagaimana jika ingin kembali ke kursi roda?

Untuk berpindah, pengguna harus mengandalkan kekutan tangannya untuk mengangkat seluruh badannya. Atau, Anda harus membantu orang tersebut untuk kembali ke kursi rodanya. Kemungkinan yang lain adalah Anda harus menyediakan toilet dengan ketinggian yang sesuai.

Posisi wastafel
Beberapa orang cacat bisa saja harus mencuci tangannya terlebih dahulu sebelum merapikan pakaiannya kembali. Keterjangkauan wastafel dari toilet merupakan salah satu hal yang penting. Untuk memperkirakannya, Anda dapat mencoba jangkauan terjauh Anda dari toilet tanpa harus kehilangan keseimbangan.

Oleh karena itu, posisi basin  harus ditempatkan dekat dengan toilet. Selain itu, tingginya juga harus dibuat sedikit lebih rendah daripada tinggi standar. Posisi keran yang ada di wastafel juga harus memungkinkan untuk dicapai dari toilet.

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel