204 Selasa, 04 Februari 2014 | 01:16:59

Jangan Biarkan Loteng Anda 'Sepi'

jangan-biarkan-loteng-anda-sepi

Area diatas plafon ini identik dengan ‘sarang’ hewan pengerat seperti tikus maupun laba-laba. Ya, area yang biasa disebut loteng ini biasanya dibiarkan kosong dan gelap. Biasanya, loteng menjadi bantalan udara untuk jalan keluar-masuk angin. Kalau toh dimanfaatkan, paling-paling untuk menyimpan barang bekas.

Dengan terbatasnya ruang, kini loteng pun disulap menjadi sebuah ruangan yang baru. Jadi loteng tak lagi “kesepian” dan gerah. Anda bisa memanfaatkan loteng sebagai ruang bermain, ruang belajar, bahkan kamar tidur. Termasuk sebagai area kerja atau kantor mini.

Tentunya dengan fungsi baru loteng tersebut, Anda harus mendesain ulang loteng. Seperti memperhatikan kekuatan bangunan, terutama bagaimanakah daya dukung penyangga atau kekuatan pondasi rumah. Hal ini mengingat masih ada ruangan di bawahnya.

Nah, apabila Anda hendak dijadikan ruang penyimpanan atau kamar, pastikan ruangan dapat menampung beban berat dari setiap benda yang ingin disimpan. Namun yang terpenting tinggi maksimal plafon dari ruang loteng karena berpengaruh pada fungsi yang akan digunakan. Karena berada tepat di bawah atap, ruangan ini cenderung panas di siang hari.

Haryanto
Sumber : Rumah123

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel