65 Kamis, 23 Januari 2014 | 03:06:57

Jangan Frustasi Gara-gara Renovasi!

jangan-frustasi-gara-gara-renovasi

Tak sedikit orang benci melihat kesalahan dari mahalnya biaya yang dikeluarkan hanya untuk mendesain rumahnya. Tapi, yang membuat frustrasi adalah ketika pemilik rumah bisa merencanakan desain rumahnya, dan ia sadar itu sudah terlambat dilakukan. Tentu, kecelakaan dalam desain biasa terjadi ketika seseorang merenovasi rumahnya. Namun, dengan perencanaan tepat, Anda mungkin bisa meminimalkan kesalahan-kesalahan itu tanpa perlu keluar banyak biaya lagi.

Untuk itu, tak ada salahnya, mulai sekarang memikirkan perencanaan dengan baik. Beberapa langkah berikut ini misalnya, mungkin bisa Anda jadikan pedoman perencanaan:

Rencanakan di atas kertas
Masalah terbesar yang sering terjadi adalah kesalahan pengukuran. Potongan pintu terlalu besar, jendela terlalu lebar atau ukuran tangga terlalu kecil. Untuk itulah, ada baiknya Anda merangkai semuanya di atas kertas. Apalagi, saat ini Anda bisa menemukan referensi software khusus di internet untuk memudahkan Anda menggambar kamar atau dapur Anda pada kertas grafik.

Anda juga bisa membuat guntingan-guntingan kertas, membentuknya menjadi potongan-potongan furnitur untuk kemudian disimulasikan pada kertas corat-coret Anda. Dengan begini, Anda telah mempersempit pilihan furnitur yang perlu dibeli sesuai kebutuhan dan luas ruangan di rumah Anda.

Mengukur segala sesuatu.
Pepatah lama, "Ukur dua kali, potong sekali" tidak lebih penting daripada perencanaan ruang. Kegiatan mengukur mutlak dilakukan, mulai ukuran pintu (baik lebar dan tinggi), ketinggian langit-langit, lorong-lorong, dan tangga. Maka, ketika mempertimbangkan untuk membeli furnitur, Anda tinggal berpatokan pada pengukuran tersebut dan menandai bentuk dan ukuran lantai rumah Anda.

Pertimbangkan fungsi
Untuk apa saja fungsi ruang keluarga, apakah benar-benar hanya untuk tempat bersantai keluarga atau cuma untuk menonton televisi? Bagaimana mengatur tempat duduknya?

Tentu saja, tempat duduk yang nyaman mungkin hanya tepat untuk meringkuk sambil menonton TV, tetapi tidak cocok untuk bergaya pada keriaan ultah atau reuni keluarga. Dengan begini, Anda sudah bisa mempertimbangkan perlu dan tidaknya membeli satu set kursi dan sofa yang lengkap dengan meja kopinya. Atau, cukup hanya membeli karpet dan sofa tidur, itu tergantung kebutuhan saja!

Siapkan anggaran
Rencana sudah, kini tinggal biaya. Segala pendekatan yang sudah Anda rencanakan tentu akan berpengaruh pada isi dompet Anda kelak untuk menjalankan rencana-rencana tersebut. Maka, ada baiknya, jangan membeli kuantitas demi meraih kualitas. Banyak hal sederhana dan murah atau dengan jumlah sedikit tapi bisa membuat tampilan rumah Anda istimewa. Sekali lagi, belilah demi fungsi sebagai prioritas, bukan gengsi.

Berangkat dari anggaran
Jangan pernah membuat pengeluaran tidak bertanggung jawab, meski itu uang Anda sendiri. Pasalnya, kelak ada saatnya Anda harus merelokasi dana dari satu item ke item yang lain sambil tetap menyeimbangkan anggaran keseluruhan dengan cara yang masuk akal. Buat apa Anda beli sofa mewah dan mahal untuk ruang keluarga jika hanya lebih sering digunakan bermanja-manja di depan televisi? Jangan ragu pangkas anggaran untuk kebutuhan yang prioritas!

Bantuan desainer
Beberapa orang enggan menyewa seorang desainer karena khawatir mengeluarkan uang lebih banyak atau anggaran jadi membengkak. Atau, mereka takut desainer hanya akan memaksakan selera mereka kepada Anda.

Anda tidak perlu khawatir berlebihan seperti itu! Banyak desainer yang justeru senang membantu pemilik rumah memulai pada jalur yang benar dan sesuai rencana dan anggaran Anda. Bahkan, jika mereka merasa nyaman dengan preferensi Anda sendiri, kehadiran desainer bisa menambah pendapat atau pandangan lain dari rencana Anda demi menghindari kesalahan fatal dan berbiaya mahal. Jadi, mungkin ini saatnya berkonsultasi dengan seorang desainer!

Selamat berkarya di rumah Anda sendiri!

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel