270 Kamis, 23 Januari 2014 | 12:37:35

5 Cara Memilih Genteng yang Tepat

5-cara-memilih-genteng-yang-tepat

Memilih genting tidak dapat dilakukan sembarangan. Banyak hal yang harus disesuaikan seperti model atap, kemiringan atap, dan berbagai hal lainnya. Selain dari segi desain, ada juga hal-hal teknis yang harus diperhatikan. Hal ini juga berhubungan dengan ketahanan terhadap bocor. Berikut ini adalah lima hal yang harus Anda perhatikan dalam memilih jenis genting.

Model Atap dan Konsep Bangunan
Pilih penutup atap sesuai dengan model atap rumah. Model pelana, perisai, atau limas. Bahkan, termasuk atap setengah kuda-kuda dengan kemiringan yang cukup landai. Ada persyaratan tertentu untuk jenis atap. Ambil contoh, genting dari lembaran metal. Ia tak bisa digunakan untuk sembarang model atap yang terlampau landai.

Terlalu landai menyisahkan celah sehingga angin atau air yang mudah masuk. Jika tak kuat, angin akan mendorong atap terbang. Celah itu juga jadi jalan air saat hujan deras.

Begitu pula, genting beton atau keramik yang ada aturan pemasangannya. Jika sudah cocok, Anda perlu menyesuaikan konsep bangunannya. Genting tanah liat lazim untuk rumah berkonsep etnik. Genting beton atau lembaran metal cocok untuk rumah berlanggam modern atau kontemporer.

Sudut Kemiringan Atap
Pastikan sudut kemiringan atap rumah sesuai dengan model gentingnya. Misalnya, atap datar dengan kemiringan 1º-4º, bisa menggunakan dak beton atau lembaran metal. Mintalah saran pakar soal pemasangan pada kelandaian atap seperti itu. Keliru memasang membuat genting tak berfungsi maksimal.

Genting keramik atau tanah liat lazim untuk sudut kemiringan atap 27º-40º. Tentu pemasangannya akan menyesuaikan ukuran genting terhadap jarak reng yang menumpu pada balok gording. Dengan cara itu, genting akan rapat dan tidak mudah melorot. Juga, air tak mudah masuk.

Ukuran yang sesuai
Sesuaikan ukuran genting dengan ukuran atap rumah Anda. Jika atap rumah berukuran besar, lebih efektif gunakan atap lembaran. Pengerjaan lebih cepat dan resiko bocor berkurang.

Sedangkan untuk rumah berukuran kecil, genting lembaran akan berpotensi menghasilkan sisa, sehingga harus dipotong. Gunakan genting dengan ukuran kecil untuk mengurangi potensi sisa.

Material yang Tepat
Beda genting, beda pula jenis bahannya. Ada beton, tanah liat, metal, juga aspal. Setiap bahan ada plus dan minusnya. Misalnya, genting tanah liat relatif mudah menahan panas.

Berbeda dengan genting metal. Ia mudah menerima panas dan radiasinya bisa turun ke bawah. Biasanya, genting metal diberi lapisan peredam panas (insulator). Juga, lubang udara yang cukup pada dinding atap. Cara ini untuk membuang udara panas yang terjebak di loteng atau ruang bawah atap.

Cara Pemasangan
Sebelum pemasangan, pastikan genting tidak retak, tidak berpori, dan tidak meresap air. Untuk genting tanah liat, ketuk dan jika berdenting artinya pembakarannya sempurna.

Dengan begitu, genting siap dipasang pada atap.Untuk genteng pabrikasi umumnya kualitas sudah terjamin. Namun, Anda perlu memperhatikan proses penyambungan dan jarak tumpang tindih (overlapping) antarlembar atap. Hal itu untuk mencegah kebocoran.

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel