91 Rabu, 25 Desember 2013 | 09:42:48

Kasihan... Nasib Garasi Banyak Berakhir sebagai Gudang!

kasihan-nasib-garasi-banyak-berakhir-sebagai-gudang

Tidak jarang, garasi berakhir sebagai ruangan kosong yang tidak digunakan oleh pemilik rumah. Kalaupun diisi, tak lebih nasibnya lebih banyak berakhir sebagai gudang. Ketimbang dibiarkan begitu saja, ada baiknya ruang garasi dimanfaatkan untuk kebutuhan lain. Berikut ini beberapa kontributor Houzz yang sudah mengganti kegunaan garasi di rumah mereka dan mengubahnya menjadi ruang cantik. Simak inspirasinya:

Pertama, kontributor Houzz Suzanne Dingley dari Suzanne Dingley Interiors di Salt Lake City. Dia mengerjakan garasinya yang berukuran 16,7m2. Dingley dan suaminya membutuhkan ruang kerja di rumahnya. Karena itu, mereka memutuskan mengubah garasinya menjadi ruang kerja untuk dua orang.

Dingley memadukan warna putih, motif kayu, dan warna merah untuk ruang kerjanya ini. Sebelumnya, garasi yang tidak terhubung dengan rumahnya ini tampak gelap dan kotor. Ia lalu meninggikan plafon, memasang lantai baru, dan tempat penyimpanan built-in.

Hasilnya tidak mengecewakan. Ruang kerja tersebut tampak terang dan ideal untuk bekerja. Dingley juga mengganti pintu garasi dengan pintu khas Perancis, serta menambahkan dua jendela baru agar sinar matahari bisa masuk ke dalamnya. Tidak lupa, dia juga menambahkan atap berinsulasi, kontrol lantai, pendingin jendela, dan penghangat ruangan.

Contoh kedua datang dari kontributor Houzz, Rick Giudicessi dari Des Moines, Iowa. Berbeda dengan kondisi garasi milik Dingley, garasi yang dimiliki Giudicessi menyatu dengan rumah utamanya. Untuk itu, Giudecessi ekstra hati-hati dan meminta bantuan profesional agar tidak merusak rumah utamanya.

Giudicessi mengubah garasi seluas 22,3m2 miliknya itu menjadi sebuah tiki bar dengan teras khusus. Dia dan keluarganya bisa menggunakan "dapur tambahan" ini untuk berekreasi setiap akhir pekan.

"Ketika cuaca membuat kami tidak bisa menggunakan teras dan area tiki bar, kami pindah ke dalam, ke area berpenghangat," ujarnya.

Sebelum diubah menjadi bar modern, lengkap dengan kulkas dan televisi, garasi milik keluarga Giudecessi ini bukan hanya terlihat buruk. Pintu garasinya bahkan terlalu kecil untuk memasukkan mobil. Selain itu, pengaturan tata ruangnya pun tampak aneh.

Selain kedua pendekatan ini, ada lagi pendekatan yang tampak jauh lebih mewah. Kontributor Houzz lain, Michelle dan Rich Walyon, di Long Beach, California, ini misalnya. Mereka membuat garasinya menjadi ruang bersantai di tepi kolam renang. Garasi seluas 37,1m2 ini menjadi tampak elegan dengan perabotan kayu dan dekorasi yang dipenuhi dengan warna putih.

Anda tertarik menjadikan salah satunya inspirasi mengubah garasi?

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel