389 Jum'at, 06 Desember 2013 | 02:11:41

Tips Mengkilapkan Lantai Semen Secara Permanen

tips-mengkilapkan-lantai-semen-secara-permanen

Lantai semen merupakan salah satu jenis lantai yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Lantai ini terbuat dari aci semen yang diusapkan secara merata pada bagian dasar rumah. Dahulu kala, banyak masyarakat kita yang menggunakan lantai semen sebagai lantai rumah. Salah satu alasannya adalah karena biaya pembuatan lantai ini terbilang murah dan harga lantai lainnya masih cukup mahal. Lalu, tren pun mengalami perubahan menjadi lantai ubin, keramik, marmer, kayu, dan sebagainya.

Meskipun begitu, saat ini masih ada pemilik rumah yang menggunakan lantai semen sebagai penghias rumahnya. Hal ini karena lantai semen mempunyai pesona tersendiri yang tidak bisa ditemukan pada jenis lantai yang lain. Yaitu kesan klasik dan tradisional yang melekat sangat kuat mampu membawa kenangan masa-masa kecil pemilik rumah.

Tampilan lantai semen yang kusam dan kurang menarik kadang membuat orang enggan menggunakannya. Oleh karena itulah, dibutuhkan usaha ekstra untuk mengkilapkan lantai ini agar nilainya bisa lebih terangkat. Ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk mengkilapkan lantai semen. Berikut ulasannya.

1. Ampas Kelapa
Ampas kelapa menjadi bahan yang paling banyak digunakan untuk mengkilapkan lantai. Hal ini tidak lain karena ampas kelapa mudah diperoleh sebab hampir setiap hari kita menggunakannya sebagai bumbu masakan. Adapun caranya adalah dengan menggunakan ampas ini untuk mengepel lantai rumah.

Taburkan ampas pada salah satu sudut ruangan, kemudian gosok menggunakan tangan atau kaki. Tekan dengan kuat sambil digosok secara acak. Anda bisa meminta bantuan anak Anda karena lantai yang terkena ampas ini akan menjadi licin dan membuat mereka serasa sedang bermain. Yang terpenting, selalu awasi mereka agar tidak terpeleset.

Setelah seluruh lantai ruangan selesai digosok, anda bisa menyapunya untuk membersihkan sisa-sisa ampas tadi. Jangan bilas lantai dengan air karena kandungan minyak pada ampaslah yang digunakan untuk mengkilapkan lantai.

2. Serbuk Gergaji
Jika di sekitar Anda ada serbuk gergaji kayu, anda bisa menggunakannya sebagai pengganti ampas kelapa. Masukkan serbuk kayu ini pada sebuah ember kemudian teteskan beberapa sendok minyak tanah dan campur agar merata. Adapun cara mengaplikasikannya mirip seperti saat mengepel dengan ampas kelapa. Cuma jika anda menggunakan minyak tanah, lantai akan menghitam dan terlihat lebih cantik.

3. Lilin
Alternatif terakhir adalah mengepel lantai dengan lilin. Pertama-tama panaskan beberapa batang lilin agar mencair. Setelah lilin berubah menjadi cair, angkat wadah dari kompor. Tambahkan beberapa tetes minyak tanah. Terakhir, siramkan cairan lilin ini ke seluruh lantai dengan cepat dan merata. Hal ini agar lilin tidak terlanjur mengeras kembali. Adapun hasil dari teknik ini adalah lantai terlihat mengkilap dengan cepat, namun bersifat sementara. Sedangkan kedua teknik sebelumnya mampu menghasilkan tampilan lantai semen mengkilap yang permanen.

*****

Karena bergaya klasik dan tradisional, furnitur yang digunakan juga sebaiknya yang mencerminkan kedua gaya ini. Anda bisa menambahkan sentuhan modern dengan menambahkan perangkat elektronik hi-tech. Sementara itu, tidak disarankan untuk meletakkan perabotan berbahan plastik di atas lantai semen karena kurang bisa mengangkat nilai lantai. Sedangkan untuk pemilihan warna cat dinding sendiri bisa sesuai selera Anda. Tetapi usahakan untuk menghindari warna-warna yang bersifat gelap karena lantai semen sudah berwarna gelap.

Selamat mencoba.

Sumber : Arafuru

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel