157 Selasa, 26 November 2013 | 05:00:03

3 Hal Wajib Ada Di Ruang Bermain Anak

3-hal-wajib-ada-di-ruang-bermain-anak

Mainan bongkar pasang berserakan di meja dan lantai? Sementara di sisi tembok terdapat coretan abstrak dengan pensil warna, crayon hingga spidol? Bahkan tempat tidur sudah penuh dengan buku dan mainan yang berserakan? Sebagai orang tua tentu Anda akan dibuat repot. Namun yang perlu disadari adalah kebutuhan alami anak pada dasarnya ada saat mereka menikmati waktu bermain. Anak kecil memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan senang bereksplorasi. Bahkan di rumah saja anak bisa mencari area khusus sebagai spot yang nyaman untuk mereka bermain.

Untuk memberi kenyamanan bagi orang tua sekaligus anak-anak Anda, sediakanlah ruang bermain anak di rumah. Ruang bermain bagi anak di rumah juga bisa meminimalisir rasa khawatir orang tua karena segala bentuk aktifitas anak akan lebih mudah di pantau. Bila Anda memiliki ruang cukup luas, gunakanlah satu ruang khusus untuk area bermain anak. Rancang secara khusus agar anak tetap mampu bermain, berkreasi, dan mengeksplorasi dunia mereka. Dengan membuat “wilayah kekuasaan” dan territorial khusus untuk anak tentu akan mengajarkan pula tanggung jawab pada anak untuk tidak membuat tempat lain seperti ruang tamu hingga kamar tidur menjadi berantakan.

Sementara bagi Anda yang memiliki ruang tak terlalu luas jangan berkecil hati. Ruangan mungil pun bisa di buat untuk arena bermain bagi anak-anak Anda. Meski tak eksklusif seperti menyediakan ruang bermain anak tersendiri, Anda bisa menggabungkan ruang bermain dengan kamar tidur anak atau juga ruang keluarga. Tentunya ruang bermain bagi anak di rumah mampu menjauhkan mereka dari kebosanan di dalam rumah.

Ketika Anda memutuskan untuk membangun ruang bermain anak, inilah 3 hal yang wajib ada di ruang bermain anak :

Pemilihan Warna
Setiap warna selalu memiliki arti yang berbeda. Dengan menggabungkan beberapa unsure warna dalam ruang bermain tentu akan membuat imajinasi anak kian bertambah. Warna pastel seperti krem mungkin akan menyejukan ruang, namun kurang pas jika di aplikasi pada ruang bermain anak.  Bila usia sang anak sudah bisa memilih warna, libatkanlah ia dalam penentuan warna. Ini sekaligus bentuk bahwa suaranya di dengarkan dan berharga. Warna hijau, kuning cerah, hingga biru muda sangat dianjurkan untuk memberi nuansa segar dan playful pada ruang bermain anak.

Hadirkan Rak Buku
Masih percaya dengana istilah “Buku adalah jendela dunia” ? Ya! Buku memang mampu memberi pengetahuan dan daya imajinasi yang baik. Hal itu diungkapkan para ilmuwan dari Oxford University. Mereka berpendapat membaca buku tidak hanya untuk kecerdasan, tapi juga baik secara fisik dan psikologi. Menurut Profesor John Stein, membaca tak hanya mengikuti plot pasif, tapi juga menghadirkan imajinasi. "Kita merasa empati dengan karakter sehingga kita melalui semua pasang surut dengan mereka," kata Stein seperti dikutip dari GeniusBeauty. Menghadirkan CD music di antara jajaran rak buku menjadi perpustakaan menarik bagi sang anak untuk bermain sekaligus belajar.

Ruang Bersosialisasi
Bila anak sudah terlalu asik bermain kadang sebagai orang tua juga perlu memperhatikan bahwa anak membutuhkan sosialisasi lingkungan dengan teman-temannya. Bergaul dan berbaur bersama teman mampu memberi kecerdasan sosial yang perlahan akan terbentuk. Jadi, undanglah teman anak Anda untuk bermain di rumah. Semakin banyak teman tentu akan menambah banyak pengalaman bagi si anak. Dengan berinteraksi anak akan lebih belajar mengenai perilaku sosial seperti menghargai dan berempati terhadap sesama.

Sumber : Rumahku

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel