81 Jum'at, 08 November 2013 | 08:57:04

Ah, Siapa Bilang Harus Setia dengan Aturan Desain?

ah-siapa-bilang-harus-setia-dengan-aturan-desain

Anda sudah tahu bahwa Anda tidak harus mewarnai plafon dengan warna putih untuk membuat ilusi ruang menjadi lebih luas. Anda pun mungkin sudah yakin bahwa menggunakan warna-warna bernuansa gelap untuk aksen dinding dan furnitur tidak akan terkesan muram jika ruangan tersebut penuh sinar matahari. Namun, jika saat ini masih mendengar berbagai "aturan" dalam mendesain seperti itu, mungkin beberapa hal berikut ini bisa membantu.

Desain unik
Monokromatik atau warna hitam putih sederhana yang elegan akan segera cocok bagi Anda pencinta desain unik. Sayangnya, ketika Anda menunjukkan rencana desain bernuansa hitam putih tersebut, keluarga dan kerabat Anda mungkin akan meragukan pilihan ini.

Hitam dan putih yang saling bertolak belakang rentan menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk itu, "patahkan" aturan ini dengan menggunakan pola lebih lembut dan tambahkan warna-warna netral, seperti coklat dan abu-abu. Tidak perlu dalam jumlah banyak, sedikit saja sudah cukup.

Bebas tren
Cobalah bebaskan diri Anda dari tren. Kontributor Freshome.com Ronique Gibson mengungkapkan bahwa tren dan para desainer terkadang memiliki sudut pandang berbeda dalam mengikuti "peraturan" mendesain, khususnya ketika memilih warna di dalam rumah. Lebih baik, tentukan sendiri warna yang Anda suka. Pastikan warna tersebut membuat Anda nyaman.

Jika Anda nyaman dengan warna-warna netral, jangan takut dianggap sebagai orang yang tidak suka berpetualang, penakut, dan membosankan. Tahukah Anda bahwa warna-warna netral juga bisa tampil "hidup"?

Alih-alih hanya menggunakan warna krem dan coklat, cobalah mulai dengan menggunakan warna emas yang hangat, coklat karamel, dan krem kekuningan. Padukan dengan warna hitam, abu-abu, atau abu-abu kecoklatan untuk memberikan penekanan pada warna netral.

Daya imajinasi
Berbeda halnya dengan kamar anak Anda. Biasanya, Anda justru terperangkap untuk menggunakan warna-warna mencolok di sana. Merah, kuning, dan biru menjadi warna yang paling umum digunakan. Padahal, ketika mendesain kamar anak, Anda bebas menggunakan warna apa pun. Namun, pastikan Anda juga menggunakan barang-barang dekorasi yang sesuai umur anak Anda untuk merangsang daya imajinasi dan keingintahuannya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel