86 Kamis, 07 November 2013 | 12:04:54

Sisa Keramik Bisa Jadi Pelapis Dinding

sisa-keramik-bisa-jadi-pelapis-dinding

Saat merenovasi rumah, tak jarang menyisakan "sampah". Salah satunya sisa-sisa potongan keramik, jumlahnya pun tak sedikit. Tunggu! Jangan dulu dibuang. Potongan-potongan keramik ini masih bisa digunakan.
Sisa potongan keramik tadi bisa kita jadikan pelapis dinding, salah satu contohnya seperti di foto ini. Caranya mudah saja, yang perlu dilakukan hanya mengumpulkan sisa-sisa potongan keramik.

Pastikan mengumpulkan sisa potongan yang bentuknya masih bagus, tidak pecah atau patah. Langkah berikutnya tinggal menyusun dan menempelnya di permukaan dinding yang ingin Anda lapisi. Cara memasangnya sama dengan pemasangan keramik dinding.

Soal bagaimana susunannya bisa disesuaikan dengan selera. Mau horizontal, vertikal, atau mau dibuat random  sekalian, boleh saja. Sisa potongan keramik seringkali ukurannya tidak sama, sehingga tentu tampilannya tidak akan serapi keramik dinding. Ada tiga pilihan yang bisa Anda ambil mengenai masalah tampilan.

Pertama, Anda bisa cuek saja memasang setiap keramik, meski ukurannya berbeda. Tampilannya mungkin akan tampak sedikit tak beraturan, tapi Anda bisa mengakali susunannya, supaya terlihat unik dan artistik.

Kedua, pecahkan sekalian, kemudian susun pecahan-pecahan tadi, seperti menyusun mosaik keramik.

Pilihan berikutnya sedikit merepotkan dan memerlukan usaha ekstra, rapikan setiap potongan keramik hingga ukurannya hampir sama, atau benar-benar sama.

Keputusan ada di tangan Anda, mau pasang sisa potongan keramik dengan cara yang mana?

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel