101 Kamis, 07 November 2013 | 11:16:10

Agar Tak Tertipu Saat Membeli Lampu Kristal

agar-tak-tertipu-saat-membeli-lampu-kristal

Memilih lampu kristal bukan berkara mudah. Seiring banyaknya jenis serta kodel yang dijual di pasaran, tak ada salahnya lebih teliti saat membeli. Harga juga mulai beragam. Dari yang paling murah hingga paling mahal, dengan bermacam-macam model yang mudah kita jumpai di toko-toko ritel atau toko furnitur. Agar Anda tidak tertipu saat membeli lampu kristal, Plaza Crystal, punya tips untuk Anda.

Pada dasarnya lampu kristal tiruan yang dijajakan di pasaran hampir sama dengan yang asli. Namun Anda tidak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk membedakannya.

"Lampu kristal yang asli itu buatan Ceko dan Austria. Kalau yang tidak asli itu biasanya buatan China dan Mesir," kata Sales Marketing Plaza Crystal Maryanti.

Dia juga menambahkan, saat ini yang banyak dijual di pasaran adalah lampu kristal dari China dan Mesir.  Perbedaan yang pertama dari daya tahan. Daya tahan lampu kristal yang asli adalah seumur hidup.

"Anda dapat menanyakan kepada penjualnya, jika ia mengatakan lampu kristal ini bertahan hanya sekitar dua hingga tiga tahun, dari situ kita bisa tahu kalau lampu itu palsu," kata Maryanti.

Yang kedua yaitu dari warna yang dipancarkan oleh kristal. Lampu kristal yang asli memancarkan tujuh warna yang indah, serta lekukan lekukan body kristal yang khas.

"Lampu kristal yang dari Austria menggunakan kristal swarovski, akan memancarkan cahaya yang indah," tutupnya.
(nia)
Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel