156 Senin, 04 November 2013 | 10:02:52

Lebih Segar karena Tempat Tidur Dekat Jendela

lebih-segar-karena-tempat-tidur-dekat-jendela

Putar-putar posisi tempat tidur, yuk! Kali ini coba kita tempatkan dekat jendela. Kira-kira bagaimana, ya, efeknya untuk kita si penghuni kamar? Tidak ada yang menyangkal, sinar matahari dan udara pagi jitu membuat tubuh lebih segar, saat bangun tidur. Satu-satunya jalur masuknya sinar matahari dan udara segar tadi, ya , lewat jendela. Jadi untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari keduanya, kita geser saja tempat tidur mendekati jendela.

Beberapa hal perlu diperhatikan ketika kita memutuskan untuk menempatkan tempat tidur berdekatan dengan jendela. Pertama, lengkapi jendela dengan tirai atau window blind. Beranjak siang, sinar matahari akan semakin menyengat. Inilah saatnya tirai dibutuhkan, untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk.

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah, sisakan lahan minimal selebar 30cm, antara tempat tidur dan jendela. Sisa lahan ini berguna untuk memudahkan kita membersihkan jendela, dan merapikan tempat tidur. Jadi tidak perlu bolak-balik menggeser tempat tidur. Selain itu, lahan sisa atau rongga ini juga membuat tirai jatuh sempurna, tidak nyangkut  ke tempat tidur.

Setelah menggeser tempat tidur ke dekat jendela, begitu bangun pagi, kita bisa langsung membuka jendela. Dan merasakan sinar matahari pagi dan udara sejuk yang mengalir masuk. Tubuh jadi lebih segar? Sudah pasti.

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel