25 Jum'at, 01 November 2013 | 11:34:53

Membuat Hidden Light Tak Boleh Sembarangan

membuat-hidden-light-tak-boleh-sembarangan

Lampu yang dibuat tersembunyi di balik plafon masih menjadi tren akhir-akhir ini. Maklum, suasana yang terbangun memang menyenangkan. Tapi, taukah Anda kalau ternyata tak sembarang lampu bisa disembunyikan. Begitu banyak desain yang memanfaatkan pencahayaan tersembunyi. Sayangnya, terkadang dalam pemasangannya tidak memperhatikan detail sehingga hasilnya tak seindah yang dibayangkan. Agar kegagalan tak terjadi di rumah Anda, mari kita pelajari sebelum memulai.

Pertama, Anda harus menentukan fungsi yang ingin dicapai. Apakah lampu tersebut berlaku sebagai pencahayaan umum atau sekadar dekoratif. Inilah yang akan menentukan jenis dan kuat lampu yang digunakan.

Hal ini dijelaskan oleh Mariana Rahman dari Lumina Group Lighting Consultant. Menurutnya, "Membuat hidden light bisa menggunakan lampu jenis fluorescent  ataupun LED. Keduanya sama-sama baik, tapi harus disesuaikan dengan fungsinya."

Bila pencahayaan bersifat dekoratif, maka LED lebih tepat karena cahaya yang dihasilkan lebih halus dan tipis. Tapi, bila Anda ingin memanfaatkannya sebagai sumber cahaya umum, lampu jenis fluorescent lebih tepat. "Cahaya LED memang lebih soft , tapi tidak seterang fluorescent . Jadi, kurang bisa diandalkan untuk dijadikan sumber cahaya utama," jelas Mariana.

Ada satu tips lagi dari Mariana. "Agar cahaya yang dihasilkan tidak terputus-putus, pilih lampu TL yang dilengkapi dengan ballast khusus," ujarnya. Ada beberapa produsen lampu yang memang menyediakan ballast  yang dilengkapi dengan sambungan sehingga lampu bisa dipasang berjajar tanpa terputus. Dengan begini, pencahayaan rumah Anda bisa tampil tanpa cela.

Sumber : ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel