82 Jum'at, 01 November 2013 | 09:36:31

Interior Apartemen Hasil Berburu di Pasar Loak

interior-apartemen-hasil-berburu-di-pasar-loak

Kolaborasi desain dan aksesori di apartemen tiga kamar ini memiliki nilai nostalgia, setidaknya bagi orang-orang yang saat ini berada pada rentang usia antara 45 -35 tahun. Namun tak hanya  menghasilkan nilai nostalgia, penataan bentuk dan warnanya juga mempersembahkan tampilan yang memanjakan mata.

Apartemen ini diisi dengan perabot dan aksesori eklektik dari era tahun '60-'70an. Era itu dipilih agar masih memiliki nilai kedekatan dengan penghuninya. Begitu masuk ke dalam ruangan-ruangan di apartemen ini penghuni akan merasa  seperti kembali ke masa kecilnya.

Furnitur di apartemen ini sebagian menggunakan furnitur lawas yang diganti upholstery-nya atau dicat ulang dengan warna berbeda. Lemari pajang, meja kopi dan meja makan, juga menggunakan barang vintage pada era tersebut. Namun terlihat juga beberapa furnitur baru sebagai kombinasinya. Antara lain sofa tiga dudukan di ruang keluarga, credenza dan kitchen set di area dapur serta kursi panjang besi di ruang baca.

Dari Jalanan ke Hunian Modern
Perabot dan aksesori yang digunakan sebagian besar diperoleh dari pasar loak dan toko barang antik. Luthfi Hasan, desainer interior rumah ini memburu barang-barang itu dari dalam dan luar negeri. Ambil contoh, sulaman tapestry yang terpasang di dinding ruang keluargadidapat dari sebuah toko loak di Montreal, Kanada. Sulaman itu dibingkai menggunakan kayu jati tua yang sudah rusak, yang didapat dari sebuah toko di Kemang.

Hiasan dinding yang juga tak kalah menarik terlihat di ruang baca. Dinding ruang itu banyak dihias cover majalah tua yang dibeli dari toko loak di luar negeri. Beberapa eksemplar majalah sengaja dibeli, khusus untuk mengambil cover-nya saja. Cover lalu diberi bingkai.

Sumber : Ideaonline

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel