210 Rabu, 16 Oktober 2013 | 04:13:39

Membangun Rumah Bergaya Jawa

membangun-rumah-bergaya-jawa

Sebagian besar orang mungkin menilai ini kuno. Rumah bergaya Jawa dinilai sudah ketinggalan zaman. Namun tidak sepenuhnya demikian. Gaya Jawa justru dicari oleh beberapa kalangan. Terutama mereka yang bosan dengan gaya modern. Gaya Jawa memang tradisional. Namun ada juga arsitektur Jawa gaya modern.

Ciri khas arsitektur Jawa tampak sangat jelas. Mulai dari bentuk atap hingga tiang-tiang penyangga. Bentuk tersebut sangat beda dengan arsitektur modern. Kesan yang terpancar juga unik. Nyaman, menenangkan dan sakral. Kesan tersebut memang ada pada arsitektur Jawa. Inilah yang tidak dimiliki arsitektur lain.


Mungkin Anda tertarik membangun rumah bergaya Jawa. Namun ada yang harus Anda tahu. Kenali dulu ciri arsitektur jawa. Pada sisi atap, ada beberapa tipe. Tipe tersebut adalah tajug, limasan dan kampung. Selain itu masih ada bentuk joglo. Setiap bentuk memiliki ciri khas masing-masing.


Arsitektur Jawa tidak hanya berbicara desain fisik. Rumah Jawa tidak hanya mempertimbangkan fisik. Rumah juga harus nyaman dihuni. Bahkan juga memperhatikan keabsahannya. Baik alam nyata maupun yang lebih tinggi. Keabsahan ini memiliki implikasi yang sangat besar. Terutama kepada keselamatan penghuninya.
 
Ini mirip seperti feng shui. Arsitektur Jawa juga memperhatikan arah bangunan. Tanggal pembangunan juga sangat diperhatikan. Kesalahan pada kedua hal tersebut bisa fatal. Sama halnya dengan ukuran bangunan. Karena itulah bentuk rumah Jawa umumnya identik.


Masih ada ciri arsitektur jawa lainnya. Ciri tersebut adalah adanya tiang. Tiang ini umumnya berada di ruang utama. Pada arsitektur Jawa, tiang ini ada empat. Semuanya berada di ruang utama. Namun terkadang bisa saja berbeda. Semua itu juga tergantung dari luas ruangan.


Bagian depan rumah Jawa juga sangat khas. Terutama untuk bentuk joglo. Bagian depan rumah terkesan terbuka. Tidak ada dinding yang membatasi. Paling hanya pada bagian belakang saja. Terutama yang berbatasan dengan ruangan dalam. Karena itu angin mudah melewati bagian ini.


Selain itu, desain ini juga penuh filosofi. Terutama kaitannya dengan keterbukaan terhadap tamu. Tapi ada juga rumah Jawa yang tertutup. Semua itu kembali pada fungsinya. Selain itu juga selera pemiliknya. Rumah Jawa modern masih mengusung ciri tersebut. Hanya saja ada beberapa penyesuaian.


Saat ini arsitektur Jawa juga telah berkembang. Bahkan bercampur dengan desain modern. Ada juga rumah Jawa gaya minimalis. Desainnya unik. Selain menarik, konsep ini juga terkesan modern. Meski demikian, ciri arsitektur jawa tidak hilang. Hanya ada beberapa penyesuaian saja.


Rumah Jawa umumnya simetris. Terutama jika dilihat dari sisi depan. Bentuk bangunannya terkesan rapi. Meski demikian, bentuk bagian dalamnya bisa bebas. Tata ruangnya disesuaikan dengan kebutuhan. Agar terlihat lebih menarik, perhatikan juga dekorasinya. Sebaiknya pilih dekorasi yang terkesan tradisional juga.
 
Sumber : propertykita

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel