89 Rabu, 30 Oktober 2013 | 05:16:53

Tak Boleh Asal Pasang Karpet di Rumah

tak-boleh-asal-pasang-karpet-di-rumah

Salah satu cara termudah dan paling efektif untuk menambah keindahan tampilan ruang adalah dengan menambahkan sehelai karpet. Namun, pemilihan bentuk dan letak permadani ini menjadi perhatian penting. Memilih karpet untuk sebuah ruang tak ubahnya memilih seprei untuk kamar tidur. Benda ini mungkin bukan hal yang terpenting, namun jika Anda memilihnya dengan tepat, bukan tak mungkin karpet menjadi kunci dari indahnya tata ruang Anda.

Namun, tak sedikit penghuni rumah yang keliru menempatkan karpet. Karena secara prinsip, penggunaan karpet lebih diutamakan pada persoalan proporsi. Belum lagi perlu adanya keseimbangan dengan warna, tekstur, dan elemen gaya.

Pertama yang diperhatikan adalah skala ruangan. Penempatan karpet sesuai dengan luas ruangan perlu dimaksimalkan agar sesuai dengan dekorasi hunian Anda.

Sebuah karpet berukuran kecil yang diletakkan di depan sofa besar akan tampak seperti tak bermakna. "Aturannya, perlakukan karpet sebagai titik sentral sebuah ruangan," kata desainer interior Sara Silm dari situs Making Beautiful.

Bob Cadry, Direktur Cadrys Classic Contemporary & Custom Rugs seperti dilansir laman Nine MSN mengatakan, Anda juga dapat menggunakan karpet untuk menentukan zona yang berbeda dari ruangan. Karena itu, di ruang terbuka yang besar, Anda bisa menggunakan karpet untuk membedakan ruang keluarga dan area makan.

Perabotan di tiap ruang dapat ditempatkan di masing- masing karpet besar. "Jika Anda tidak yakin,gunakan kertas koran atau plester untuk memetakan ukuran karpet yang sudah Anda pilih," saran Jodie Fried dari Armadillo & Co.

Ukuran karpet yang sesuai juga mesti dipikirkan. Menurut Joanne Crocker, seorang buyer dan manajer produk di DecoRug, ada dua cara untuk memilih ukuran yang benar.

Untuk ruang keluarga, Anda dapat memilih metode kontemporer kebesaran dengan cara menempatkan semua furnitur Anda di atas karpet. Dalam banyak pilihan, ukuran 2,5 meter x 3,5 meter adalah yang terbaik. Atau metode tradisional dengan cara menempatkan sofa di sekitar karpet dan hanya meja kopi yang ditaruh di atasnya.

Secara umum, sebuah karpet 1,6 meter x 2,3 meter sama ukuran lebar dan panjangnya dengan sofa dengan tiga tempat duduk.

"Jika Anda meletakkan karpet di bawah meja makan dengan enam tempat duduk, umumnya membutuhkan karpet ukuran 3 x 2 meter. Sementara yang delapan tempat duduk cocok dengan yang ukurannya 2,5 x 3,5 meter. Ukuran ini harus memungkinkan agar kursi tetap berada di bawah karpet ketika anggota keluarga sedang duduk," tuturnya.

Karpet ukuran 2 x 3 meter dan 2,5 x 3,5 meter bisa tampak lebih besar ketika digantung di ruang pamer, dan akan tampak kecil bila ditempatkan di lantai rumah.

"Ketika ditaruh di ruang makan, karpet benar-benar harus cukup besar untuk menampung kursi ketika posisi ditarik keluar. Kaki kursi seharusnya tidak "jatuh" dari karpet," ujar desainer interior Jacinta Preston.

Dalam memilih model karpet, pastikan Anda tidak jatuh ke dalam perangkap, membeli karpet hanya karena Anda menyukainya, tanpa mempertimbangkan situasi hunian atau gaya hidup Anda.

"Orang-orang yang memilih karpet berdasarkan gaya hidup mereka atau persyaratan penggunaan jangka panjang akan selalu bahagia karena pilihan mereka tepat sehingga karpet akan terlihat lebih baik,lebih mudah dirawat, dan tahan lama," sebut Crocker.

"Sebuah karpet berkualitas dan dibuat dengan teknik yang baik akan tahan lama lebih dari 20 tahun," ujar Preston.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel