271 Selasa, 22 Oktober 2013 | 04:26:04

Mendesain Kamar Mandi Agar Terlihat Indah,Nyaman,Luas dan Menyenangkan

mendesain-kamar-mandi-agar-terlihat-indah-nyaman-luas-dan-menyenangkan

Kamar mandi merupakan bagian inti dari sebuah rumah. Aktivitas pagi hari dimulai dari tempat ini. Ketika kita ingin membangun atau merenovasi kamar mandi yang baik, nyaman, dan sehat, ada hal-hal yang harus kita pertimbangkan.


Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam mendesain kamar mandi yaitu :

1.  Ukuran

Ukuran besar kecilnya sebuah kamar mandi bergantung pada lahan yang tersedia. Bila rumah kita berukuran besar, kita bisa membuat kamar mandi yang besar. Tetapi bila luas tanah rumah kita terbatas, maka kamar mandi juga harus disesuaikan. Faktor lainnya adalah aktivitas yang dilakukan di kamar mandi. Bila kamar mandi digunakan juga sebagai tempat berdandan atau anda senang untuk berendam mungkin ukuran kamar mandi harus lebih besar.


2. Kering atau basah

Anda harus menentukan terlebih dulu apakah anda akan membuat kamar mandi kering atau basah karena jika anda menginginkan kamar mandi yang kering, maka harus dipisahkan area basah untuk mandi berupa shower atau bathup dan area kering untuk closet dan wastafel. Pemisahan daerah basah dan kering ini dapat menggunakan shower box atau jika ingin lebih simpel maka dapat menggunakan penyekat kaca.


3. Letak

Peletakan perlengkapan sanitair dalam kamar mandi hendaknya diatur juga. Misal wastafel diletakkan ke bagian depan agar saat mencuci tangan, kita tidak perlu masuk ke bagian dalam kamar mandi atau closet jangan diletakkan setelah area lantai basah. Gunakanlah perlengkapan sanitair seperti kran, shower, dan floor drain yang berbahan stainless steel karena selain lebih kuat, perawatannya juga tidak sulit, dan tampilannya akan menambah estetika kamar mandi tentunya yang telah disesuaikan dengan tema kamar mandi anda.


Ÿ4. Pencahayaan

Pencahayaan merupakan komponen yang tidak kalah pentingnya untuk kesehatan karena kamar mandi sering menjadi tempat berkembangnya kuman penyakit. Maka, bila memungkinkan, desain agarkamar mandi dapat memperoleh cahaya matahari, misalnya dengan menggunakan genteng transparan/glass block atau bahan transparan lainnya yang tembus cahaya matahari. Selain itu juga, untuk menambah estetika kamar mandi. Apabila keramik dinding yang digunakan berwarna gelap, sebaiknya pencahayaannya lebih terang dibandingkan jika menggunakan keramik berwarna terang. Anda bisa menambahkan cahaya-cahaya setempat seperti di atas cermin disudut-sudut ruangan atau dengan indirect lighting (pencahayaan tidak langsung) jika anda menggunakan drop ceiling pada plafond. Untuk cahaya-cahaya setempat anda bisa menggunakan jenis lampu halogen yang berwarna kekuningan.

5. Penghawaan/Udara

Membuat ventilasi udara pada kamar mandi, juga merupakan syarat utama agar kamar mandi tetap bersih dan sehat. Jika kamar mandi berada pada sisi dinding yang tidak bersentuhan dengan ruang luar, maka harus menggunakan exhaust fan yang membuang udara kotor melalui plafond. Oleh karena itu, sedapat mungkin pada saat mendesain kamar mandi dalam rumah, letaknya harus bersisian dengan ruang luar agar udara dapat keluar masuk dengan bebas sehingga kamar mandi tidak lembab dan sumpek. Ventilasi udara dapat dibuat dengan menggunakan kisi-kisi di bagian bawah pintu atau di bagian atas kamar mandi.


Ÿ6. Pemilihan Warna

Kombinasi warna gelap atau terang tidak menjadi persoalan untuk mendapatkan kesan kamar mandi yang lapang dan nyaman. Silakan saja jika anda lebih menyukai warna gelap yang terpenting kamar mandi memiliki pencahayaan yang cukup. Anda dapat menggunakan lampu halogen di sudut-sudut ruangan dan menambahkan cermin lebar untuk menetralisir kesan sempit akibat efek warna gelap tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan keramik bertekstur kasar atau granite tile unpolish untuk lantai sehingga tidak licin jika terkena air. Keramik dinding juga sebaiknya full hingga ke plafond agar kamar mandi mudah untuk dibersihkan.


7. Pengaturan Keramik

Aturlah pembagian garis nat keramik dimulai dari tengah ruangan sehingga sisa potongan keramik disetiap sudut menjadi simetris. Jika anda menggunakan ukuran keramik lantai dan dinding yang berbeda sehingga garis nat lantai dan dinding tidak bertemu, maka anda dapat memasang keramik lantai dengan posisi diagonal. Menggunakan border keliling lantai atau frame lantai dengan keramik yang dipotong lebih kecil dan berwarna lebih gelap juga merupakan salah satu trik untuk mengalihkan garis nat lantai dan dinding. Jika menggunakan keramik ukuran 30 cm x 30 cm, maka border dapat berukuran 10/15 cm x 30 cm, sedangkan untuk ukuran 40 cm x 40 cm, maka border berukuran 10/15 cm x 40 cm. Membedakan keramik dinding bagian bawah dan atas juga merupakan salah satu trik membuat kamar mandi lebih indah. Gunakan keramik dengan warna lebih tua pada bagian bawah dan warna muda pada bagian atas. Ketinggiannya dapat bervariasi sesuai dengan ukuran keramik dinding yang digunakan, tetapi sebaiknya berada di atas wastafel. Pertemuan kedua keramik berbeda warna ini dipisahkan dengan keramik list yang bisa berwarna sama dengan keramik border pada lantai atau dengan motif dan warna yang berbeda. Sebaiknya pilihlah warna keramik yang merupakan warna turunan agar kombinasinya lebih serasi.

Sumber : Rakons
 

📄 View Comment

Bagikan:
Tulis Komentar

4 Komentar

  1. Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
    • Orange-Themes Agustus 29, 12:53

      Ad est audire imperdiet. Cum an docendi assentior. Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

      Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Artikel Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Artikel